Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi melelang 26 Wilayah Kerja (WK) Migas 2018 dengan skema kontrak bagi hasil gross split. Target minimal separuh WK laku separuhnya.
"Harapannya (26 WK yang dilelang) bisa terjual seperti tahun lalu. Paling tidak kita harapkan 50% bisa laku," kata Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar saat pengumuman lelang 26 WK migas di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (19/2).
Guna mencapai target tersebut, dia menyatakan siap berdiskusi dengan calon Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk membahas insentif dan lainnya. Langkah itu sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam menjamin kemudahan terhadap para investor.
Menurut dia, skema gross split sudah terbukti memberikan keuntungan tidak hanya bagi pemerintah namun juga KKKS. Tetapi untuk lebih mendalami skema tersebut termasuk 26 WK yang ditawarkan, peminat bisa langsung meminta penjelasannya.
Pada kesempatan sama, Sekjen ESDM sekaligus Plt Dirjen Migas ESDM Ego Syahrial menyatakan 26 WK yang resmi ditawarkan sudah memiliki kelengkapan dokumen. Sementara itu 15 WK yang tidak laku pada periode lelang 20015-2016 baru akan ditawarkan pada pertengahan tahun ini karena masih menunggu penyempurnaan dokumen.
Menurut Ego, pihaknya sudah memiliki perhitungang jumlah split terhadap 26 WK yang akan didapatkan KKKS, termasuk minimal komitmen pasti eksplorasi dan bonus tanda tangan. "Penetapan komitmen pasti dan bonus tanda tangan ini bisa sebagai acuan minimal (bagi para calon investor)," terangnya.
Dia sudah menghitung jika 24 WK konvensional dari 26 WK yang ditawarkan kali ini laku maka pemerintah bisa mendapatkan US$12,5 juta. Kemudian apabila seluruhnya berhasil berproduksi maka keuntungan bertambah dari produksi migas sebesar 6.620 MMBOE.
Kemudian untuk 2 WK sisanya yakni non konvensional pemerintah akan mendapatkan keuntungan US$ 900.000. Target produksi CBM dari WK non konvensional sebesar 1,14 tcf, shale gas sebesar 75,44 million barrels of oil (mmbo) dan 10,88 trillion cubic feet (TCF).
Ego menjelaskan investor diberikan waktu untuk mengajukan penawaran secara online sejak 19 Februari sampai 7 Juni 2018. Itu termasuk proses pelengkapan persyaratan melalui situs resmi, http://e-wkmigas.esdm.go.id.
"Proses klarifikasi akan dilaksanakan 22 Februari sampai 29 Maret untuk penawaran langsung, 22 Februari sampai 9 Juni untuk penawaran tidak langsung. Kemudian penyerahan dokumen partisipasi penawaran langsung paling lambat 4 April sedangkan lelang reguler 19 Juni," tutupnya.
Berikut ini adalah daftar WK migas yang ditawarkan dalam lelang.
Penawaran langsung:
1. South East Jambi, Onshore Jambi
2. Citarum, Onshore Jawa Barat dan Jawa Tengah
3. East Ganal, Offshore Selat Makassar
4. East Papua, Onshore Papua
5. East Seram, Onshore/Offshore Maluku
Lelang reguler :
1. South CPP, Onshore Riau
2. Nibung, Onshore Jambi
3. Batu Gajah Dua, Onshore Jambi
4. Air Komering, Onshore Sumatera Selatan
5. Bukit Barat, Offshore Natuna
6. East Sokang, Offshore Natuna
7. Banyumas, Onshore Jawa Tengah
8. East Muriah, Offshore Jawa Timur
9. North Kangean, Offshore Jawa Timur
10. Andika Bumi Kita, Offshore Jawa Timur
11. Belayan, Onshore Kalimantan Timur
12. West Sanga-Sanga, Onshore Kalimantan Timur
13. Suremana I, Offshore Selat Makassar
14. South East Mahakam, Offshore Kalimantan Timur
15. Manakarra Mamuju, Offshore Selat Makasar
16. Karaeng, Onshore/Offshore Sulawesi Selatan
17. Ebuny, Offshore Sulawesi Tenggara
18. West Berau, Offshore Papua Barat
19. Cendrawasih Bay II, Offshore Papua.
Non Konvensional:
1. GMB Sumbagsel, Onshore Sumatera Selatan
2. MNK Sumur Tenggara, Onshore Sumatera Utara
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved