Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Pengamat: Pemerintah Harus Tingkatkan Produksi Beras Nasional

MICOM
03/2/2018 19:33
Pengamat: Pemerintah Harus Tingkatkan Produksi Beras Nasional
(ANTARA)

SELAIN menstabilkan harga beras di pasaran, pemerintah dituntut juga harus mampu meningkatkan produktivitas dan produksi padi secara nasional dengan melakukan promosi pengembangan sistem dan usaha agribisnis berbasis usaha tani padi.

Hal itu sebagai jawaban atas kritikan terhadap rencana impor beras karena kebijakan itu dinilai tidak berpihak kepada masyarakat, khususnya petani," ujar pengamat pertanian Dr Gede Sedana di Denpasar, Bali, Sabtu (3/2).

Ia mengatakan berbagai program promosi yang dilakukan secara berkelanjutan antara lain menyangkut pengembangan infrastruktur pendukung usaha tani padi dan peningkatan akses petani terhadap sarana produksi dan sumber permodalan.

Selain itu meningkatkan mutu intensifikasi uasaha tani padi dengan menggunakan teknologi maju, dengan sasaran mampu meningkatkan produktivitas lahan dan tanaman padi. Baca juga: Stok Menipis, Bulog Harus Fokus Stabilkan Harga Beras

Gede Sedana yang juga Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI)
Kabupaten Buleleng, Bali, mengharapkan pemerintah meningkatkan akses petani terhadap sarana pengolahan pascapanen dan pemasaran.

Hal itu perlu didukung dengan adanya kebijakan yang implementatif khususnya mengenai pembelian gabah oleh pemerintah melalui Bulog atau Perusahaan Umum Daerah dengan harga yang sangat layak bagi petani untuk mendorong petani mengembangkan usaha secara intensif.

Dengan demikian akan mampu meningkatkan pendapatan atau kesejahteraan para petani. Pada sisi lain pemerintah wajib menjaga harga beras sehingga tidak merugikan konsumen termasuk petani itu sendiri.

Kebijakan-kebijakan tersebut dapat dilakukan secara sinergi karena satu
kebijakan dengan kebijakan lainnya sangat berkaitan. Dengan demikian akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas dan produksi gabah atau beras secara nasional.

"Dengan demikian Indonesia akan menjadi pengekspor beras sehingga sehingga tidak terdengar lagi impor beras," katanya.(Ant/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya