Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

RI-Australia Akan Kembangkan Start Up

Golda Eksa
19/1/2018 15:34
RI-Australia Akan Kembangkan Start Up
(MI/MOHAMAD IRFAN)

INDONESIA dan Australia akan bekerja sama mengembangkan bisnis start up atau perusahaan rintisan dengan mempertemukan pelaku bisnis kedua negara dalam kunjungan pejabat Australia ke Indonesia pada Februari 2018.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara di Gedung Kemkominfo, Jakarta, Jumat (19/1), mengatakan sedang membahas persiapan kunjungan Menteri Pelayanan Masyarakat dan Menteri Pendukung PM Australia ke Indonesia pada Februari.

"Nanti akan diarahkan lebih kepada bagaimana mengembangkan 'start up'. Sekarang 'start up' lagi 'booming' di Indonesia. Nanti kami undang dari
Indonesia juga perusahaan-perusahaan besar Australia," ujar Rudiantara usai melakukan pertemuan dengan Kuasa Usaha Australia untuk Indonesia Allaster
Cox.

Agenda tersebut merupakan tindak lanjut dari kesepakatan pertemuan Menkominfo dengan PM Australia yang dilakukan pada 2017. Selain Kemkominfo, Rudiantara menuturkan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), beberapa kementerian dan badan terkait serta pelaku bisnis juga akan menghadiri agenda tersebut.

"Tujuannya adalah meningkatkan kerja sama Australia dan Indonesia di bidang digital dan langsung ke pelaku," tutur dia.

Ada pun di Indonesia, perkembangan bisnis start up dinilai bagus karena setiap tahun terdapat start up baru yang bermunculan. Diperkirakan terdapat lebih dari 1.500 perusahaan start up lokal yang ada di Indonesia.

Pengguna internet Indonesia yang meningkat setiap tahun dan jumlahnya yang
besar menjadi potensi untuk perusahaan start up.(Ant/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya