Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
URBANISASI kerap dipandang negatif lantaran sering menimbulkan masalah sosial di perkotaan. Anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar, tapi tidak pula salah.
Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, urbani-sasi bisa memberikan dampak positif kepada pertumbuhan ekonomi dan menciptakan pembangunan kota yang berkesinambungan asalkan dikelola dengan tepat.
"Urbanisasi bisa diiringi dengan kenaikan pertumbuhan ekonomi. Namun, tidak semua pergerakan ini bisa memberikan dampak positif," ujarnya pada seminar bertema Manag-ing urbanization for sustainable cities di Jakarta, kemarin.
Menurut Sri, pergerakan arus manusia dari desa ke kota dapat meningkatkan konsumsi rumah tangga, investasi, ataupun belanja pemerintah yang selama ini menjadi mesin utama penyumbang pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Menurut dia, urbanisasi di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir tumbuh relatif cepat bila dibandingkan dengan negara-negara Asia lainnya.
Bahkan, lebih cepat dari dua raksasa Asia yang memiliki penduduk terpadat di dunia, yaitu Tiongkok dan India. Namun, untuk setiap kenaikan 1% penduduk kota, Indonesia hanya meraih pertumbuhan PDB per kapita 4%, atau masih lebih rendah ketimbang Tiong-kok yang bisa mencapai 9% dan India sebesar 7%.
Hal itu berarti Indonesia belum bisa memanfaatkan potensi dari urbanisasi dan memberikan fasilitas infrastruktur memadai bagi kesejahteraan masyarakat sehingga penduduk yang tinggal di kota masih terdampak oleh kemacetan, polusi, ataupun risiko bencana.
Karena itu, agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang berkualitas, ketersediaan infrastruktur yang baik menjadi sangat penting, terutama transportasi publik, sanitasi, saluran air bersih, perumah-an, dan sistem pengelolaan sampah.
Program prioritas
Ia menambahkan pengelolaan urbanisasi juga tidak lepas dari upaya pemerintah dalam membangun daerah pinggiran karena wilayah ini bisa menciptakan sentra ekonomi baru yang dapat membantu peme-rataan sumber daya manusia serta sumber daya pembangunan lain.
Menurut Sri, pembangunan wilayah perkotaan baru di daerah pinggiran perlu berpedoman kepada kearifan lokal dengan mempertahankan unsur keunikan sumber daya alam dan budaya daerah agar menciptakan daya tarik bagi pengembangan daerah itu.
Bupati Banyuwangi Azwar Anas menambahkan, salah satu cara agar penduduk tidak cepat-cepat migrasi ke kota ialah dengan mengambil kebijakan yang pas agar daerah menjadi tempat yang nyaman. Kebijakan itu antara lain dengan adanya program pembangunan prioritas seperti pariwisata, membangun konektivitas daerah, serta menjaga daya beli masyarakat.
"Banyuwangi saat ini merupakan kabupaten dengan biaya hidup paling murah di Indonesia karena kami efisien. Daripada gaji tinggi, inflasi tinggi, daya beli rendah, lebih baik gaji tidak tinggi, tapi daya beli cukup karena biaya hidup rendah," ujarnya. (Ant/E-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved