Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Tahun Depan, PLN Berniat Tawarkan Obligasi Global Rp6,75 Triliun

Dwi Tupani G
12/12/2017 15:34
Tahun Depan, PLN Berniat Tawarkan Obligasi Global Rp6,75 Triliun
(Ilustrasi)

BUMN kelistrikan, PT PLN (Persero) berniat menawarkan obligasi global dengan nilai sekitar US$300 juta hingga US$500 juta (Rp 6,75 triliun). Dananya akan digunakan untuk pembiayaan pembangunan proyek 35.000 mega watt (MW).

Menurut Direktur Utama PLN Sofyan Basir, ia akan terbang ke London setelah menghadiri One Planet Summit di Paris, Prancis, untuk penawaran obligasi tersebut.

"Habis ini saya terbang ke London. Kami mau tawarkan obligasi global, nilainya sekitar US$ 300-500 juta," kata Sofyan usai penandatanganan kerja sama dengan perusahaan Prancis di Kedutaan Besar Indonesia di Paris, Prancis, Senin (11/12) sore.

Ditanya mengenai alasan penerbitan obligasi global ketimbang obligasi rupiah, mantan Dirut BRI ini mengatakan bahwa ia menginginkan bisa meraup dana dari luar negeri.

“Kita bisa cari (pendanaan) di Indonesia, harganya juga bagus. Tapi itu kan dana dalam (negeri). Kita maunya pakai dana luar (negeri) lah. Makanya kita jajaki,” ujarnya.

Obligasi tersebut, lanjut Sofyan, akan bertenor mulai dari 5 tahun sampai 10 tahun. Dengan penjajakan yang dilakukannya di London, ia berharap bisa mendapat voucher di bawah 5%.

"Bunga kalau bisa di bawah 7%. Kalau bisa 5% itu sudah bagus," tambahnya.

Sofyan menambahkan, dana yang didapat dari penerbitan obligasi ini akan digunakan untuk membangun proyek listrik dalam mengejar target 35.000 MW.

"Kami butuh sekitar US$4 miliar-US$5 miliar untuk investasi proyek 35.000 MW tahun depan," jelasnya. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya