Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Perdagangan Antardaerah Pengaruhi PDB Indonesia

MICOM
22/11/2017 23:40
Perdagangan Antardaerah Pengaruhi PDB Indonesia
(ANTARA)

PERDAGANGAN antardaerah dari 34 provinsi sangat berpengaruh pada Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Tercatat kinerja perdagangan antardaerah meningkat pada tahun ini.

"Tentu saja perdagangan antardaerah dalam negeri ini sangat berpengaruh terhadap PDB," ujar Sekjen Kemendag Karyanto Suprih di sela Workshop Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) dalam rangka kerja sama pemanfaatan produk unggulan daerah bertema optimalisasi kerja sama perdagangan antardaerah, di Surabaya, Rabu (22/11).

Ia juga menjelaskan, guna meningkatkan perdagangan, Presiden RI Joko Widodo juga telah telah memberikan tiga mandat kepada kementeriannya, pertama adalah menjaga ketersediaan dan stabilisasi harga bahan pokok dan barang
penting.

Kedua dan ketiga, kata dia, mengutamakan penyerapan produksi dalam negeri, meningkatkan ekspor dan menjaga neraca perdagangan, serta membangun dan merevitalisasi pasar rakyat.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Soekarwo menjelaskan secara khusus bahwa kinerja perdagangan antaradaerah Jatim setiap tahunnya mengalami peningkatan, khususnya ekspor, yaitu dari tahun ke tahun sekitar 19-21 persen.
"Itu kenaikan yang luar biasa. Grafik kenaikannya tidak linear, tetapi kuantum," kata pakde Karwo, sapaan akrabnya.

Sedangkan, berdasarkan data BPS Jatim, tahun 2016 kinerja perdagangan Jatim surplus Rp100,56 triliun, kinerja ekspor antardaerah dan luar negeri pada tahun yang sama mencapai Rp808,69 triliun dan impor luar negeri dan antardaerah mencapai Rp733,42 triliun.

Nilai tersebut, lanjut dia, juga ditunjang dengan posisi Jatim yang diuntungkan dari segi geografis dan ekonomi sehingga logistik dan konektivitas menjadi lebih murah.(Ant/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya