Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
DON Tapscott, seorang eksekutif bisnis Kanada yang juga penulis buku telah meramalkan akan munculnya perpecahanan dalam menyikapi ekonomi baru yang berbasis parkembangan ekonomi digital. Dalam bukunya 21 tahun lalu, Tapscott dengan gamblang menyajikan 12 tema besar yang terkait dengan ekonomi baru, perusahaan baru, dan teknologi baru.
Hilangnya peran middleman, menipisnya batas antara produsen dan konsumen, dan kekisruhan karena terjadinya perpecahan antara golongan yang menerima ekonomi baru dan mempertahankan ekonomi (budaya) lama merupakan hal-hal yang kita saksikan sekarang ini.
Gambaran itu paling jelas terlihat dalam transportasi online. Kehadiran Go-Jek, Grab, dan Uber mengubah budaya masyarakat dalam bertransportasi. Yang tadinya harus menunggu lama di tepi jalan, kini tinggal duduk manis di depan teras atau lobi. Dari sisi suplai, kehadiran transportasi online juga membuat terjadi perubahan dalam hal mencari nafkah. Bila dahulu bekerja terikat waktu, kini dapat dilakukan sebagai sambilan, tapi tetap memberikan penghasilan yang baik.
Kehadiran para penerima budaya ekonomi baru ini tentu saja membuat para penggusung ekonomi lama tidak nyaman. Terjadi gesekan antara pihak pendukung dan penentang.
Pemerintah yang seharusnya hadir dalam menengahi gejolak ini tampak masih tergagap karena peraturan yang dibuatnya ternyata masih belum memuaskan semua pihak.
Apalagi Peraturan Menteri Perhubungan yang disusun untuk mengakomodasi kepentingan pelaku usaha transportasi online dan konvensional tidak bergigi setelah sebagian pasalnya digugurkan Mahkamah Agung. Akibat gesekan yang makin keras. beberapa pemerintah daerah bahkan memilih untuk menonaktifkan sementara operasional transportasi online.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku akan segera memanggil seluruh pihak terkait untuk berdialog pada 17 Oktober mendatang. Tentu yang diharapkan ialah ada sebuah solusi yang bisa diterima semua pihak. Tugas dari pemerintah untuk memastikan bahwa antara transportasi online dan konvensional tetap berjalan.
Tidak kalah penting juga menanamkan pemahaman bahwa ekonomi digital merupakan sebuah keniscayaan yang memberikan peluang. Perusahaan konvensional bukan tidak bisa bertahan di era digital. Bluebird, misalnya, memiliki peluang setelah berkolaborasi dengan Go-Jek. Bahkan bank sekonservatif Sumitomo pun masih percaya pada masa depan Bluebird. Itu sebabnya, mereka mengucuri Bluebird dengan kredit Rp1 triliun. (Raja Suhud/E-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved