Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Tol Padang-Sicincin untuk Mudik 2019

Haufan Hasyim Salengke
16/10/2017 08:51
Tol Padang-Sicincin untuk Mudik 2019
(DOK KEMENTERIAN BUMN)

PEMERINTAH menargetkan proyek pembangunan tol Padang-Bukittinggi seksi Padang-Sicincin sepanjang 29 km bisa selesai di semester I 2019 atau sebelum Lebaran sehingga bisa digunakan untuk mudik.

Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno pun meminta pemerintah daerah di Sumatra Barat dan PT Hutama Karya (HK) selaku pelaksana proyek memecahkan kendala di lapangan, terutama proses pembebasan lahan dan berkoordinasi dengan masyarakat adat.

“Targetnya saya meminta semester I 2019, insya Allah sebelum Hari Raya 2019 sudah bisa dipakai,” ujar Rini saat meninjau lokasi proyek tol di Padang Pariaman, Sumatra Barat, Sabtu (14/10).

Hadir pula, Wagub Sumbar Nasrul Abit, Direktur PT Hutama Karya I Gusti Ngurah Putra, dan Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni.

Tol Padang-Bukittinggi ialah bagian proyek trans-Sumatra. Infrastruktur itu akan meng­hubungkan Padang dengan Dumai, melewati Lembah Anai, Padang Panjang, terus menuju Bukittinggi dan bersambung dengan Kelok Sembilan di Payakumbuh

Dari 29 km ruas tol yang menghubungkan Kota Padang dan Sicincin di Padang Pariaman, ada 20 km ruas yang dihibahkan masyarakat adat. Namun, lebar ruas yang sudah bebas baru 34 meter, sementara lebar jalur yang dibutuhkan ialah 60 meter agar konstruksi bisa dimulai.

Untuk tersambung hingga Bukittinggi, dibutuhkan tambahan 41 km, tapi Rini menekankan PT HK mendahulukan ruas tol Padang-Sicincin.

Rini pun mengatakan pelaksanaan proyek sebaiknya dibagi jadi 3 titik, yaitu di Padang, Padang Pariaman, dan Sicincin, agar proses pembangunan tol lancar dan cepat.

“Bapak Presiden harapkan, dengan tol ini, pertumbuhan ekonomi tinggi, konektivitas angkutan barang dan orang berjalan lancar,” kata Rini.

Mengenai investasi, Direktur PT Hutama Karya I Gusti Ngurah Putra mengatakan rata-rata konstruksi tol menghabiskan Rp100 miliar per km jika tak ada konstruksi khusus. Saat ini, pihaknya masih mengerjakan land clearing, penyelidikan tanah, dan desain tol.

Nasrul Abit menambahkan, Pemprov Sumbar siap membantu pembebasan lahan untuk tol Padang-Bukttinggi.

Manfaat ekonomi
Di Ambarawa, Jateng, Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan pihaknya akan mempersiapkan jalur mudik 2018 sejak dini. Menurut dia, pada Lebaran 2018, jalur dari Jakarta menuju Semarang, Solo, dan Surabaya terhubung semua dengan tol. “Karena itu, semua pihak yang berkepentingan perlu dikoordinasikan dengan baik.”

Salah satunya ialah masyarakat sekitar yang dilewati harus merasakan manfaat dari jalur tol. Misalnya dari segi ekonomi disediakan UKM yang dimanfaatkan penduduk untuk berjualan. “Di titik lokasi istirahat atau rest area juga akan diberikan fasilitas berjualan sehingga masyarakat merasakan keuntungan pembangunan infrastruktur,” tuturnya. (Ant/E-3)

[email protected]



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya