Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

60% Dana IPO GMF untuk Ekspansi

11/10/2017 10:13
60% Dana IPO GMF untuk Ekspansi
(ANTARA/MUHAMMAD ADIMAJA)

PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF), perusahaan maintenance, repair and overhaul (MRO) atau perawatan pesawat di Indonesia, resmi tercatat sebagai emiten baru di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode GMFI.

Direktur Utama PT GMF Iwan Joeniarto menyampaikan tujuan penawaran umum perdana saham (IPO) tersebut lebih ditujukan pada ­ekspansi perusahaan mengingat tidak semua perusahaan lokal mampu menggarap bisnis perawatan pesawat.

“Kami mengembangkan kapabilitas untuk bisa mengambil alih pekerjaan yang selama ini pasarnya lari ke luar negeri. Sasarannya tidak hanya Garuda Indonesia, tetapi juga customer lain baik domestik maupun regional yang sekarang melakukan perawatan di MRO luar negeri. Seharusnya GMF mampu (melakukan hal ini),” ungkap Iwan kepada pers saat jumpa pers IPO di Gedung BEI, Jakarta, kemarin.

Pada IPO itu, GMF melepas 2,8 miliar lembar saham baru atau sebesar 10% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum perdana, dengan harga Rp400 per lembar saham.

Dengan IPO ini, GMF akan menghimpun dana sekitar Rp1,13 triliun. Sebesar 60% dari dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi baik kapasitas maupun kapabilitas, sebesar 25% untuk penambah-an modal kerja, dan 15% untuk refinancing atau membayar utang.

“Kami akan menambah kapasitas fasilitas baru di Indonesia dan beberapa pengembangan di luar negeri. Namun, untuk di luar negeri kami bekerja sama dengan lokal partner MRO atau public sector agar memperluas pasar dan sekaligus mendekatkan layanan kami ke luar negeri seperti Uni Emirat Arab, Australia, dan penjajakan di Korea serta Vietnam,” tuturnya.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat menyatakan pencatatan saham perdana PT GMF, yang juga anak usaha PT Garuda Indonesia Tbk, sebagai emiten ke-25 pada tahun ini.

“Saat ini, sudah terdapat 21 perusahaan BUMN yang tercatat di BEI dengan total kapitalisasi pasar saham keseluruhan sebesar Rp1.700 triliun atau mewakili 26,6% dari total kapitalisasi pasar saham di BEI,” jelas dia. (Try/E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya