Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH tengah menyiapkan impor garam konsumsi lantaran stok yang sudah menipis dan harga yang melambung di pasaran. Namun, eksekusi impor tersebut dianggap lamban oleh petani garam.
Ketua Umum Asosiasi Petani Garam Republik Indonesia (APGRI) Jakfar Sodikin mengatakan hampir di seluruh daerah sudah mengalami kenaikan harga garam mulai di tingkat petani. Hal itu disebabkan oleh menipisnya stok garam hingga di tingkat pasar.
Fenomena ini sudah diprediksi terjadi lantaran pemerintah enggan mengeksekusi impor garam konsumsi sejak awal tahun. Padahal, petani garam sudah mengusulkan impor sebanyak 500 ribu ton sejak Februari silam.
"Pemerintah sudah tahu kalau sejak 2016 ada gagal panen, tapi menyikapinya kok baru sekarang untuk impor?" cetus Jakfar kepada Media Indonesia, Minggu (23/7).
Menurutnya data yang dimiliki petani, produksi pada 2015 terbilang surplus karena mencapai 1,9 juta ton, sedangkan kebutuhan garam konsumsi masyarakat 1,5 juta ton. Namun, fenomena cuaca membuat produksi garam rakyat anjlok hingga hanya mencapai 140 ribu ton pada 2016. Dengan begitu, total stok garam selama tahun lalu mencapai 540 ribu ton.
"Karena ada surplus di 2015. Jadi, kekurangan garam pada tahun lalu mencapai 960 ribu ton. Di sisi lain, panen tiap tahunnya baru terjadi pada Juli yang artinya bulan ini. Makanya akhirnya pemerintah mengatasi kekurangan 960 ribu ton itu dengan impor 75 ribu ton oleh PT Garam yang beberapa waktu lalu bermasalah," papar Jakfar.
Dia pun mengungkapkan izin impor tersebut sangat tidak sesuai dengan jumlah kebutuhan yang ada. "Padahal kami sudah minta impor sejak Februari. Kami memang lebih suka tidak impor, tapi kami tidak bisa egois juga kan karena ada kebutuhan," kata dia.
Jakfar pun mengakui produksi garam sulit ditingkatkan pada tahun ini. Diperkirakan hingga akhir tahun, petani garam rakyat hanya bisa memproduksi 1,2 juta ton. Dengan begitu, pada akhir tahun ini, impor garam konsumsi tetap dibutuhkan untuk kebutuhan 2018.(OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved