Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

Pemerintah Akan Tetapkan HET Beras Pekan Ini

Andhika Prasetyo
18/7/2017 12:27
Pemerintah Akan Tetapkan HET Beras Pekan Ini
(MI/Benny Bastiandy)

KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) mengungkapkan pemerintah akan segera menerapkan harga eceran tertinggi (HET) untuk komoditas beras dalam waktu dekat.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan hal tersebut perlu dilakukan untuk mengontrol serta mencegah adanya permainan harga di komoditas utama tersebut. "Bagus itu (HET) beras. Insya Allah dalam waktu dekat, berdoa saja," ujar Amran di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, Selasa (18/7).

Amran menyebutkan pihaknya telah sejak lama melakukan koordinasi dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk meracik kebijakan tersebut hingga akhirnya nanti dapat segera diterbitkan.

Lebih rinci, Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan Agung Hendriadi mengungkapkan aturan HET beras telah matang dan siap diterbitkan pada pekan ini.

"Kami bekerja sama dengan Kemendag untuk melakukan perhitungan bersama berapa harga yang paling pas. Dalam dua hari ke depan akan ada HET baru yang akan ditetapkan. Nanti Pak Mendag yang akan keluarkan," ujar Agung.

Hal itu sedianya juga sudah dikonfirmasi oleh Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita sehari sebelumnya. Ia mengatakan saat ini penetapan harga eceran terendah untuk beras sudah dalam tahap finalisasi.

"Sekarang sedang finalisasi, dalam 1 atau 2 hari ini keluar peraturannya HET. Jadi kami tentukan HET-nya. Sekarang kan mereka mesti lapor distributornya. Para distributor juga middle man-nya," papar Enggartiasto.

Kemdati demikian, ia mengatkan HET tidak akan diterapkan kepada semua jenis beras melainkan hanya pada beras dengan kualitas medium dan ke bawahnya saja.

"Medium ke bawah yang diatur. Dari sekian banyak IR 64 dan segala macam itu, kami tentukan harga maksimalnya. Di luar ini yaitu beras organik, kemudian pandan wangi, tidak diatur," jelas Mendag.(OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya