Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Modus penipuan secara online atau daring marak terjadi, baik melaui email, WhatsApp, maupun SMSi. Pesan yang disampaikan pun beragam, mulai dari permintaan transaksi, pengumuman hadiah, hingga proses rekrutmen karyawan.
Menurut hasil survei Asia Scam Report 2023, masyarakat Indonesia rentan menjadi korban penipuan online. Satu dari empat orang Indonesia menerima scam (pesan penipuan) hampir setiap hari melalui telepon atau pesan singkat.
Oleh katena itu masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap pesan yang mencurigakan, khususnya jika melibatkan pembayaran atau janji iming-iming uang.
Setidaknya ada empat langkah yang dapat dilakukan agar terhindar dari penipuan online seperti yang direkomdasikan oleh PT Global Digital Niaga Tbk (Blibli), dikutip dari siaran pers yang diterima Media Indonesia, Kamis (14/12).
1. Selalu cek detail pengirim.
Di tengah kesibukan masyarakat saat ini, terkadang jadi membuat kita lebih reaktif saat mendapatkan kabar dadakan. Jika tiba-tiba ada pesan yang mengumumkan hadiah atau memberikan potongan harga besar, perlu dan segera mengecek ulang.
Lihat detail pengirimnya, karena biasanya pesan tersebut muncul dari nomor biasa atau menggunakan alamat email dengan domain umum. Pastikan akun yang hendak Anda cari merupakan akun yang terverifikasi.
Untuk akun-akun media sosial, masyarakat bisa menemukan adanya logo centang biru (untuk Instagram, Facebook, TikTok), logo centang kuning (untuk X) dan logo centang hijau (untuk WhatsApp) yang merupakan penanda bahwa akun tersebut merupakan akun resmi.
2. Bersikap kritis
Jika setelah melakukan langkah pertama dan semua informasinya meragukan dan tidak benar, bisa langsung abaikan. Namun jika pendekatan dilakukan lewat panggilan telepon, tenang dan bersikap kritis dalam menanggapi apa yang disampaikan. Jangan sampai terbuai, apalagi jika disertai ajakan untuk menebus iming-iming tersebut.
3. Jangan Mau Transfer uang
Penipuan selalu melibatkan permintaan transfer uang untuk menebus hadiah atau mengikuti informasi lowongan palsu. Berdasarkan aduan yang masuk, biasanya masyarakat diminta segera mengirimkan uang karena jika tidak segera, maka iming-iming tersebut hangus.
Tolak dengan tegas apabila sudah ada permintaan transfer uang. Selalu pastikan untuk melakukan transaksi hanya melalui platform resmi.
Dengan begitu, platform bisa melakukan penahanan pengiriman dana dari kamu ke seller dan/atau melakukan pelacakan terhadap rekening yang terindikasi penipuan.
Jika masyarakat menemukan praktik semacam itu, bisa dipastikan itu penipuan dan sebaiknya langsung abaikan, serta tidak dilanjutkan lagi percakapannya.
4. Lapor dan pastikan hanya dapat informasi dari platform resmi.
Anda juga dapat melakukan pengaduan apabila Anda merasa menjadi target penipuan ke platform resmi yang terkait. Anda juga harus memastikan hanya mendapatkan informasi dari platform resmi agar terhindar dari maraknya penipuan online.(M-3)
Pengguna Instagram di berbagai negara melaporkan lonjakan notifikasi reset kata sandi yang tidak diminta. Diduga terkait kebocoran data dan maraknya upaya phishing serta pembajakan akun.
Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi digital, risiko kejahatan siber seperti penipuan online, phishing, dan penyalahgunaan identitas juga kian berkembang.
Pemerintah dorong wacana sertifikasi influencer, namun DPR menilai isu yang lebih mendesak adalah penipuan online, akun anonim, dan kebocoran data pengguna
SATUAN Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pangauban di Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, terpaksa menghentikan operasional mereka.
Sebuah riset terbaru mengungkap fakta mengejutkan: iPhone dinilai lebih rentan terhadap ancaman digital dibandingkan Android.
Platform yang paling banyak digunakan untuk melakukan penipuan adalah Whatsapp.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved