Kamis 23 Juni 2022, 13:30 WIB

Kamu Mudah Lupa? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Nike Amelia Sari | Weekend
Kamu Mudah Lupa? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Unsplash/ Arif Kusuma
Kurang tidur dan tidak berolahraga termasuk dalam penyebab mudah lupa, menurut para ahli.

 

SERING lupa letak barang atau bahkan hal yang ingin dikatakan? Jika anda merasa mudah lupa akan berbagai hal, termasuk hal-hal sederhana, ada baiknya mulai menaruh serius akan kondisi tersebut.

 

Meskipun mudah lupa atau juga sulit mengingat merupakan kondisi yang diidentikkan dengan pertambahan usia, ada beberapa kebiasaan yang membuat penurunan daya ingat menjadi lebih besar.

 

"Ada sejumlah kebiasaan umum yang bisa membuat kita lebih pelupa," kata Michele Goldman, psikolog dan penasihat media Hope for Depression Research Foundation. Para ahli menjelaskan beberapa hal yang mungkin tidak Anda sadari yang memengaruhi ingatan Anda, seperti dikutip dari situs Huffpost, baru-baru ini. Berikut di antaranya:

 

1. Melakukan Banyak Pekerjaan

Julia Kogan, seorang psikolog kesehatan di Florida dan pencipta Master Stress Method mengatakan kelupaan sering kali terkait dengan masalah perhatian. Dia menjelaskan perhatian dan fokus adalah bagian penting dari mengingat informasi.

 

 “Jika kita tidak sepenuhnya memerhatikan, teralihkan, atau kita tidak dalam kondisi mental untuk menyimpan informasi, maka kita tidak akan sepenuhnya memperhatikan informasi tersebut, yang mengakibatkan apa yang tampak seperti kelupaan,” kata Kogan.

 

Gangguan juga bisa terjadi saat Anda melakukan banyak tugas atau pekerjaan sekaligus.  “Mengerjakan berbagai tugas pada saat yang sama sebenarnya dapat menyebabkan berkurangnya produktivitas dan lebih banyak pelupa,” tutur Kogan.

 

Dia merekomendasikan untuk fokus pada satu hal pada satu waktu.  Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan memblokir waktu di tempat kerja dengan membagi tugas menjadi aktivitas yang dapat dikelola dengan istirahat kecil. “Seperti 45 menit tugas tertentu tanpa interupsi atau tugas lain, diikuti dengan istirahat 5 hingga 10 menit,” saran Kogan.

 

2. Kurang Tidur

Tidur memiliki banyak manfaat kesehatan, termasuk meningkatkan daya ingat.  Kurang tidur dapat memengaruhi kemampuan Anda untuk mempelajari hal-hal baru hingga 40%, dan dapat memengaruhi bagian hipokampus otak Anda, yang bertanggung jawab untuk membuat ingatan baru.

 

 “Tidur memungkinkan otak kita untuk memulihkan. Tahap tidur tertentu, termasuk tidur REM (rapid eye movement), secara khusus terkait dengan konsolidasi memori atau proses informasi yang baru dipelajari diubah menjadi memori jangka panjang," kata Goldman.

 

The Sleep Foundation merekomendasikan orang dewasa untuk mendapatkan sekitar tujuh hingga sembilan jam tidur berkualitas setiap malam.  Tidak cukup tidur atau kualitas tidur yang buruk dapat membuat kita lebih pelupa karena informasi baru yang kita pelajari tidak disimpan dalam memori jangka panjang kita dan lebih mungkin untuk dilupakan atau hilang.

 

Kogan mengatakan tidur terkait dengan perhatian dan fokus, dua hal yang sangat penting dalam hal memori. “Jika kita melewatkan waktu tidur, kita cenderung kurang perhatian, fokus, dan energik. Jika kita kurang perhatian, maka kita tidak mungkin bisa menyimpan informasi dengan baik.

 

3. Tidak Olahraga

Valentina Dragomir, seorang psikoterapis dan pendiri PsihoSensus Therapy dan PsihoSensus Academy mengatakan bahwa olahraga penting untuk kesehatan Anda secara keseluruhan, termasuk memori Anda.  “Olahraga meningkatkan aliran darah ke otak dan membantu melindungi sel-sel otak.  Juga, ada penelitian yang menunjukkan kebiasaan menetap terkait dengan penipisan di beberapa daerah otak yang penting untuk memori," katanya.

 

4. Mengonsumsi Obat Tertentu

Mengonsumsi obat-obatan tertentu juga bisa memengaruhi ingatan Anda. “Obat-obatan seperti antidepresan, obat alergi, penstabil tekanan darah, dan banyak lagi dapat memengaruhi memori karena sifat sedatifnya,” kata Sanam Hafeez, seorang neuropsikolog, pengajar di Universitas Columbia, dan pendiri dan direktur Comprehensive Consultation Psychological Services, P.C.

 

Selain itu, masih ada beberapa obat lainnya yang dapat membuat Anda lebih pelupa. "Beberapa obat hanya merusak ingatan Anda saat Anda meminumnya, dan yang lain dapat memiliki efek yang lebih tahan lama,” katanya.  Berbicara dengan dokter Anda dan menemukan obat terbaik dan gaya hidup Anda akan membantu.

 

5. Minum Alkohol

Dragomir mengatakan Alkohol dapat merusak sel-sel otak dan menyebabkan masalah memori. Menurut penelitian, minum alkohol dalam jangka panjang menyebabkan otak mengecil. Kogan mengatakan mereka yang memiliki gangguan penggunaan alkohol atau mereka yang pesta minuman keras lebih mungkin mengalami kehilangan memori jangka pendek dan jangka panjang.

 

 “Saat minum, alkohol berdampak pada hipokampus, yang sebagian besar bertanggung jawab untuk pembelajaran dan memori. Alkohol dapat memengaruhi cara saraf di hipokampus berkomunikasi, yang menyebabkan pelupa. Orang yang banyak minum cenderung kekurangan vitamin dan nutrisi tertentu, yang juga dapat menyebabkan pelupa," jelasnya.

 

6. Merokok

Merokok adalah kebiasaan lain yang dapat memengaruhi daya ingat Anda. “Merokok merusak sel-sel otak dan menghentikan pembentukan sel-sel baru di hipokampus, yang menyebabkan pelupa,” kata Dragomir.

 

Dia juga mengutip sebuah penelitian di Journal of Neuroscience yang menunjukkan paparan kronis terhadap nikotin dapat merusak mekanisme otak yang berkaitan dengan pembelajaran dan memori. “Merokok dapat mengganggu fungsi paru-paru dan jantung, yang memperlambat transportasi oksigen ke otak. Kurangnya oksigen di otak Anda dapat menyebabkan fungsi otak berkurang, menyebabkan kehilangan memori," kata Hafeez.

 

7. Kurang Asupan

Makanan juga dapat memengaruhi otak kita.  “Apa yang kita konsumsi memengaruhi perasaan kita secara fisik, mental, dan emosional. Diet yang kurang seimbang dapat berdampak negatif pada tubuh," kata Goldman.

 

Jika Anda mencari makanan untuk meningkatkan fungsi otak, Harvard Medical School menyarankan untuk memilih sayuran berdaun, ikan berlemak, beri, teh dan kopi, dan kenari.  Hafeez merekomendasikan juga mengonsumsi makanan yang kaya akan makanan anti-inflamasi, seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan kacang-kacangan.

 

8. Tidak Teratur

Organisasi penting dalam hal memori. Goldman mengatakan kita jauh lebih mungkin untuk melupakan hal-hal ketika lingkungan eksternal kita berantakan. Lingkungan yang kacau, berantakan, atau tidak teratur bekerja untuk beberapa orang, tetapi tidak untuk sebagian besar individu.

 

Bagian dari pengorganisasian adalah menemukan tempat untuk segalanya, termasuk kunci yang sering salah tempat.  “Tetapkan tempat tertentu untuk item untuk mengurangi kemungkinan Anda kehilangannya, misalnya kunci di kaitkan di dekat pintu, tidak diletakkan begitu saja ketika kita masuk dan menjatuhkan barang-barang kita,” tambah Goldman.

 

9. Masalah Kesehatan Mental

Goldman menuturkan kecemasan dan depresi dapat mengganggu konsentrasi, membuatnya lebih sulit untuk memperhatikan detil-detil kecil. Bisa menjadi hal yang menantang untuk tetap terorganisir,  kita mungkin mudah kewalahan dan kurang fokus. “Karena stres, kecemasan, dan depresi dapat memengaruhi perhatian, pembelajaran, dan ingatan, sangat penting untuk mengatasi kekhawatiran ini untuk mempertajam ingatan kita,” papar Kogan.

 

10. Kurang Asah Otak

Salah satu hal terbaik yang dapat Anda lakukan untuk memerangi kelupaan adalah dengan merangsang otak Anda.  “Menjaga otak Anda tetap aktif dengan mempelajari hal-hal baru, bermain game, membaca, atau aktivitas lain yang merangsang adalah cara untuk menjaga 'otot-otot' otak Anda tetap bugar," kata Goldman. The American Psychological Association merekomendasikan untuk mengambil "snapshot mental" dari hal-hal dalam hidup, seperti di mana Anda parkir.

 

 

Lalu kapan masalah memori ini membuat kita harus ke dokter? Para ahli mengungkapkan sejumlah gejala yang menunjukkan permasalahan memori yang cukup serius sehingga harus berkonsultasi dengan dokter. Berikut gejala tersebut:

 

- Mengajukan pertanyaan yang sama berulang kali.

- Tersesat di tempat-tempat yang Anda kenal baik.

- Mengalami kesulitan mengikuti resep atau petunjuk.

- Menjadi bingung tentang waktu, orang dan tempat.

- Tidak merawat diri, termasuk tidak mandi, telat atau bahkan tidak makan sehingga sudah mengganggu kesehatan. (M-1)

Baca Juga

MI/Nike Amelia Sari

Wow, 1.000 Toilet Umum Inovatif Bakal Tersedia di Ruang Publik

👤Nike Amelia Sari 🕔Kamis 07 Juli 2022, 23:34 WIB
Toilet umum ini dapat dibayar melalui aplikasi maupun...
Dok Kala Karya

Tujuh Tahun Berkarya, Pameran Foto Vicky Tanzil Digelar di Kala Karya

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 07 Juli 2022, 15:15 WIB
Vicky Tanzil menggelar pameran tunggal bertajuk 2014 - 2020 Via 2022’. Ini menandai tujuh tahun kiprahnya di bidang fotografi secara...
dok: Aksara Records

'Wijayakusuma' Tandai Kebangkitan Kembali Aksara Records

👤Fathurrozak 🕔Kamis 07 Juli 2022, 11:32 WIB
Setelah hampir 13 tahun tenggelam, Aksara Records kini kembali lagi dengan merilis single  Wijayakusuma dari Ardhito...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya