Minggu 29 Mei 2022, 05:15 WIB

Agus Marsudi : Kagum dengan Kemampuan Istri

(*/M-1) | Weekend
Agus Marsudi : Kagum dengan Kemampuan Istri

MI/SUMARYANTO BRONTO
Agus Marsudi

 

PENDIDIKAN kesetaraan memang semestinya diawali dari keluarga. Dukungan suami terhadap kemampuan istri menjadi faktor penting dalam keberhasilan sang istri menjalankan
tugas. Di sisi lain, kewibawaan suami juga tidak berkurang meski istri berhasil dalam karier.

Teladan itu bisa dilihat nyata di keluarga Agus Marsudi. Suami dari Menteri Luar Negeri Retno Marsudi ini bukan saja mendukung. Ia bahkan tidak malu-malu dalam memuji kemampuan sang istri.

“Yang saya kagumi, dia (Retno) pintar. Pintarnya itu dia bisa memecahkan masalah dari sudut pandang yang tidak terduga,” kata Agus saat hadir dalam Kick Andy bertajuk Suami-
Suami Menteri yang tayang malam ini. Selain itu, lelaki yang biasa dipanggil Gusmar ini juga mengakui bahwa sang istri sebagai negosiator ulung. Ia pun bangga Retno didapuk
sebagai Menlu perempuan pertama Indonesia sejak 2014 hingga saat.

Perjalanan karier sang istri yang dimulai dari bawah hingga menjadi seorang menteri membuatnya bangga dan bersyukur. Agus melihat kegigihan Retno dalam bersikap, menjadi profesional dalam bekerja dan disiplin.

Agus selalu memberikan dukungan semampunya. Selain berdoa untuk istri, ia mengisi dan saling melengkapi dalam berumah tangga, termasuk dalam mendidik dua anak mereka.
Ketika kemudian Retno dipercaya menjadi menteri, meski tidak menyangka, Agus mengaku menjalani peran sebagai suami pejabat negara dengan biasa saja. Baginya, status
keluarga mereka tidak berbeda dengan keluarga lainnya.

Soal pertemuannya dengan Retno, Agus mengenang bahwa itu terjadi di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Agus di kala itu adalah mahasiswa jurusan arsitektur dan Retno sebagai
mahasiswa jurusan hubungan internasional.

Agus masuk kampus pada 1979, sedangkan Retno tahun 1981. “Tahun 81, pas istri saya masuk, saya sama teman-teman melihat ada anak baru. Terus saya menengok ke sana,
saya lihat salah satunya ada istri saya di situ. Saya langsung tertarik, jadi saya langsung suka. Dia kecil, hitam manis, jadi dulu seperti itu penampilannya,” kenangnya.

Sebagai sesama anak kos, pacaran mereka jalani dengan mengirit pengeluaran. Agus menuturkan sudah terbiasa berbagi peran dengan Retno sejak pacaran. “Supaya ngirit,
kita masak sendiri. Jadi saya sama pacar (istri) waktu itu iuran, nah istri yang masak. Tapi kita lewati dengan happy. Saat ini kita melihat yang lalu, wah dulu kayak gitu. Sampai
sekarang istri itu tidak bisa makan telur utuh. Karena dari dulu bisanya makan telur separuh atau seperempat,” ujarnya.

Agus menuturkan, Retno yang merupakan anak pegawai swasta tidak malu dengan keterbatasan keuangannya maupun dengan hobinya di orkes Melayu dan orkes dangdut
mahasiswa. “Dia pernah pas nonton itu (orang) sebelahnya tahu kalau dia pacar saya, terus dia nanya, ‘Mbak gak malu ya pacarnya pemain dangdut’, terus dia (Retno) bilang ‘Enggak,
enggak malu’,” ujar Agus.

Kala dipersunting Agus, Retno telah berhasil menjadi PNS Kemenlu. Agus sendiri bekerja sebagai arsitek dan masih menjalani hobinya menyutradarai panggung ketoprak. Retno dengan senang hati mendukung hobi suaminya. Bahkan, Agus mengaku bahwa kegemaran yang sama di bidang seni ikut menjadi perekat hubungan mereka.

Kini, ketika tuntutan tugas Retno sebagai menlu begitu sibuk, Agus tetap menikmatinya dan berusaha meluangkan waktu berdua. Misalnya, dengan bersepeda bersama dan bermain musik. Jika istri sedang sibuk dengan pekerjaan, Agus dapat menyenangkan hatinya dengan berketoprak.

Kebanyakan ketoprak yang ia sutradarai bergenre humor, tapi tetap diisi nilai-nilai yang bermanfaat untuk kehidupan. Dulu ia banyak melakukan pentas di Yogyakarta dan beberapa kali di TVRI. Ia ingin hobinya ini menjadi kebaikan yang bermanfaat bagi banyak orang.

Sebagai seorang suami, Agus mengungkapkan bahwa penting untuk menghargai dan mengapresiasi pasangan serta mendorong kelebihan dan kapasitas yang dimiliki pasangan.
Meski menjadi seorang suami menteri, ia mengatakan Retno masih tetap menghormatinya sebagai seorang suami dan kepala keluarga. (*/M-1)

Baca Juga

MI/Siswantini Suryandari

Konsumen di Indonesia Mulai Suka Makanan Berbasis Nabati

👤Siswantini Suryandari 🕔Rabu 29 Juni 2022, 19:45 WIB
Kesehatan dan kebugaran mendorong konsumen di Indonesia untuk mencari alternatif daging nabati, namun, tidak dengan pengalaman...
Dok. TMoFA Taiwan.

Ini Finalis Penghargaan Seni Internasional Taoyuan 2023

👤Fathurrozak 🕔Rabu 29 Juni 2022, 15:00 WIB
Sebanyak 15 finalis dari 62 negara akan memperebutkan gelar pemenang Penghargaan Seni Internasional Taoyuan 2023 (yang total hadiahnya...
Dok Cover Me Not

Kelly Tandiono Dukung Perajin Lurik Melalui Yayasan Santa Maria Boro

👤Retno Hemawati 🕔Rabu 29 Juni 2022, 13:49 WIB
Cover Me Not, merek pakaian renang milik Kelly Tandiono, kembali meluncurkan koleksi terbarunya. Koleksi tersebut diberi nama Heritage yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya