Rabu 17 November 2021, 17:43 WIB

Ratusan Film Siap Berkompetisi di Ajang Jogja-Netpac Asian Film Festival

Putri Rosmalia | Weekend
Ratusan Film Siap Berkompetisi di Ajang Jogja-Netpac Asian Film Festival

Tangkapan Layar
jumpa pers virtual Jogja-Netpac Asian Film Festival (JAFF), Rabu, (17/11).

 

 

Festival film tahunan Jogja-Netpac Asian Film Festival (JAFF) akan kembali digelar. Pesta sinema Asia Pasifik di Jogja ini akan berlangsung  27 November hingga 4 Desember 2021 mendatang.

Presiden JAFF, Budi Irawanto, mengatakan tahun ini, JAFF akan mengangkat tema ‘Tenacity’, yakni sebuah semangat kegigihan untuk terus bergerak dalam kondisi apapun. Tema ini sangat relevan untuk menggambarkan situasi bagaimana kita gigih beradaptasi dan menjalani kehidupan normal baru.

"Tenacity ini dalam makna yang paling sederhana adalah kegigihan. Kita melihat kegigihan para pembuat film di Asia melalui JAFF ini," ujarnya, dalam jumpa pers virtual, Rabu, (17/11).

Di penyelenggaraan yang ke-16 ini, JAFF akan diselenggarakan secara luring dan daring. Sempat absen di tahun 2020 karena pandemi, JAFF akan kembali hadir di bioskop Empire XXI Jogja.

Selain itu, JAFF juga kembali berkolaborasi dengan KlikFilm untuk menyelenggarakan program pemutaran film dan diskusi secara daring.

JAFF 16 akan menghadirkan 115 film untuk diputar. Terdiri dari 46 film Panjang dan 69 film pendek. Seluruhya berasal dari berbagai negara di Asia Pasifik. Tercatat ada 15 negara Asia Pasifik yang berpartisipasi.

"Spesial tahun ini yang beda dari tahun  lalu adalah akan kembali ada kompetisi jadi film-film terpilih akan memperebutkan awards di berbagai kategori," ujar Program Director JAFF, Ifa Isfansyah.

Film-film tersebut akan terbagi ke dalam berbagai program, antara lain adalah Main Competition, Light of Asia, Indonesian Screen Awards (JAFF-ISA), Asian Perspective, Indonesia Film Showcase, Community screen dan program retrospective: Gunawan Maryanto.

Yang tak kalah menarik, JAFF juga akan menghadirkan program Masterclass dengan mempertemukan sutradara peraih penghargaan tertinggi di Toronto International Film Festival 2021, Kamila Andini, dengan sutradara pemenang Jury Prize Cannes 2021, Apicatphong Weerasethakul. Program ini akan membicarakan tentang Asia Tenggara di mata dunia. (M-4)

Baca Juga

Dok. Idgitaf

Cerita di Balik Tribute Idgitaf untuk Kasur Tidurnya

👤Fathurrozak 🕔Sabtu 22 Januari 2022, 09:00 WIB
Kasur Tidur jadi salah satu judul trek pada mini album petdana Idgitaf yang baru...
Dok. Penerbit Samudra Biru

Jatuh Bangun Perjuangan Ibu Tunggal

👤M-2 🕔Sabtu 22 Januari 2022, 07:50 WIB
Menjadi orang tua bukan tugas yang mudah. Terlebih jika peran itu harus dilakukan seorang diri. Perjuangan dan pengorbanan tanpa batas...
MI/ Gana Buana

Reza Rahadian hingga Jerome Polin Digandeng Uniqlo untuk Koleksi Terbaru

👤Gana Buana 🕔Sabtu 22 Januari 2022, 07:35 WIB
Sophia Latjuba dan sang anak, Eva Celia, juga didapuk Uniqlo untuk merepresentasikan koleksi musim semi/panas...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya