Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Tanggal 30 Maret diperingati sebagai Hari Film Nasional. Untuk itu, hari ini para sutradara yang tergabung dalam asosiasi sutradara film panjang (Indonesia Film Director's Club/IFDC) pun menggelar program Panjang x Lebar.
Dalam program tersebut, para sutradara menayangkan cuplikan beberapa film para anggotanya yang belum rilis publik. Pritagita Arianegara, mewakili panitia program Panjang x Lebar IFDC mengutarakan acara yang dilaksanakan hari ini adalah untuk menggairahkan perfilman yang masih terkena dampak pandemi.
"Panjang x Lebar kami pilih sebagai nama program, sebagai harapan agar umur film Indonesia semakin panjang dengan karya yang kuat dan beragam. Semoga ini juga memberikan manfaat seluas-luasnya," kata Prita dalam sambutannya di bioskop Metropole, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa, (30/3).
"Semoga energi dari hari ini membuat film Indonesia tidak akan pernah mati," lanjut Prita.
Sementara itu, ketua IFDC Ifa Isfansyah mengutarakan, selama masa pandemi dari total 67 sutradara anggotanya, 70% masih aktif berproduksi.
"29 sutradara atau sekitar 40% anggota kami masih sutradarai film yang diproyeksikan untuk bioskop. Sementara sekitar enam-tujuh orang menyutradarai untuk OTT, dan 10 sutradara menggarap dokumenter dan iklan. Jadi sekitar 70% sutradara masih produksi," kata Ifa yang merupakan ketua periode kedua IFDC, asosiasi yang dibentuk sejak 2013.
Selama pandemi pada tahun pertama, IFDC memiliki beberapa program seperti Directors One on One, program siaran langsung dua sutradara yang berbincang mengenai masing-masing perjalanan mereka. Tahun lalu, melalui program kelas daring, IFDC juga berhasil menggalang dana sekitar Rp81 juta yang disalurkan pada April-Mei tahun lalu.
Beberapa sutradara yang turut hadir dalam acara itu di antaranya adalah Ismail Basbeth, Angga Sasongko, Kamila Andini, Gina S. Noer, Paul Agusta, Ertanto Robby Soediskam, Adriyanto Dewo, Winner Wijaya, dan ketua IFDC 2018-2023 Ifa Isfansyah.
Sementara, beberapa produser yang juga turut hadir di antaranya adalah Chand Parwez Servia dan Edwin Nazir. Sebelum memasuki studio bioskop, para peserta yang hadir juga diminta untuk melakukan tes usap antigen. (M-2)
Penguatan proses pembelajaran teknik yang relevan dengan kebutuhan industri menjadi fokus utama ABB Motion melalui inisiatif ABB Motion Goes to Campus.
DI sektor petrokimia, pengelolaan air tidak hanya berfokus pada pemenuhan baku mutu lingkungan, tetapi juga menjadi faktor kunci dalam menjaga kontinuitas operasi industri.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Terdapat 1.236 perusahaan industri yang menyelesaikan tahap pembangunan pada 2025 dan siap mulai berproduksi untuk pertama kali pada 2026.
Hal itu disampaikan Indra dalam Talkshow Perburuhan Nasional bertema 'Babak Baru Ketenagakerjaan Indonesia' yang digelar di Kantor DPTP PKS, Jakarta, Jumat (30/1).
Yulina memimpin bisnis yang memiliki lebih dari 500 kantor perwakilan, 3.700 gerai, dan lebih dari 6.000 karyawan di seluruh Nusantara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved