Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBELUM bulan depan merilis album The Sailor, rapper Rich Brian, Kamis (27/6), memberi pemanasan lewat lagu tunggal terbarunya bersama Bekon, Yellow. Transformasi warna dan pilihan diksi dalam liriknya menjadikan Yellow sebagai babak Rich Brian yang lebih dewasa dalam bermusik.
Yellow dibuka dengan nada-nada piano yang terkesan sendu, disambung dengan pecah suara dari vokal rapper bernama asli Brian Imanuel Soewarno tersebut. Gaya rap Brian juga mengalami perbedaan bila dibandingkan dengan beberapa cara yang ditempuhnya dalam album pertamanya, Amen (2018).
Bahkan, ada bagian yang memang sengaja memberikan porsi khusus instrumental yang hanya dilengkapi dengan vokal tipis, pada bagian akhir. Yellow yang bernuansa ballad orchestra ini membahas bagaimana seorang Brian sebagai imigran hidup di negara orang. Lagu yang berkolaborasi dengan Bekon ini menjadi medium Brian yang pertama hit lewat video Dat Stick dengan nama panggung Rich Chigga dalam menerjemahkan identitas dan perkembangan dirinya tumbuh bersama stereotip-stereotip yang melengkapi.
Nuansa balada dalam Yellow menjadi sejalan dengan tema-tema yang bakal ia bahas untuk album selanjutnya, The Sailor. Kita bisa melihat bentuk lain darinya saat membawakan History, karya yang ditujukan untuk menjadi pemanasan Head in the Clubs suatu proyek musik dari label yang menaunginya, 88rising.
Dalam History, warna retrogroove cukup dominan sehingga menjadi tebal perbedaannya bila dibandingkan dengan karya-karyanya sebelumnya.
Kali ini, ia melakukannya lagi dalam Yellow. Penerjemahan lain turut menebalkan perbedaan dan perubahan warna musik serta gaya rap-nya. Tentu juga, pilihan tema yang menggali krisis identitas sang musisi. (Jek/M-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved