Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
HARDIAN Anggi mengaku punya banyak kenangan dari hobinya bermain dan membuat kostum. Ia pernah diundang ke luar negeri untuk membawa kostum. Ia pun pernah pergi ke Jepang dengan kostum karakter Minato (komik Naruto). Dia juga mengirim kostum ke luar negeri untuk sewa dan jual.
"Keasyikannya kita bisa berkenalan dengan orang-orang baru, terus dapat uang juga, terus hobi tersalurkan. Itu yang membuat saya senang. Banyak fan juga," cetusnya.
Hardian mengaku, ketertarikan pada kostum berawal dari kesukaannya terhadap karakter pahlawan super dari Marvel Avengers. Kostum pahlawan super itu pula yang kemudian menjadi favoritnya.
"Paling Marvel Avengers. Kita lebih dominan. Soalnya banyak pesan moralnya kalau saya lihat dari superhero (pahlawan super), dari karakternya. Banyak pesan moral yang saya dapat dan berkualitas banget," ujarnya.
Soal kemampuannya sebagai pembuat kostum, menurutnya, hal itu terasah seiring dengan kegiatan yang semakin intens di dunia cosplay. Sebab itu, peningkatan kemampuan dari pemain menjadi pembuat kostum juga dapat dilakoni siapa saja. Apalagi, jika orang sudah merasakan keuntungan ekonomi yang menggiurkan sebagai pembuat kostum.
"Pertama, saya belum jadi maker (pembuat kostum), masih jadi pemain dari (kostum) orang lain. Dapat uang. Ternyata asyik. Terus saya berpikir kenapa enggak bikin sendiri. Akhirnya bikin sendiri, lihat tutorial gitu," tambahnya.
Tidak hanya alasan ekonomi yang membuat Hardian bertahan dengan kostumnya. Ia mengaku, mencintai dunia kostum karena suka dengan karakter superhero.
"Karena saya tertarik dengan superhero gitu. Pertama filmnya, terus karakternya. Setelah mencoba, akhirnya saya tertarik juga," ujar Hardian.
Meski demikian, banyak pula duka yang dialami pembuat maupun pemain. Sebagai pembuat, Hardian pernah meradang ketika memergoki kostum Iron Man miliknya di situs lain dan diklaim milik orang lain. Sebagai pemain, Hardian juga harus bersabar saat turun hujan. Ketika pengunjung berteduh, begitu pula dompet mereka.
"Kalau hujan kita enggak dapat uang deh. Terus sepi order. Terus kalau ada yang ngaku-ngaku kostum kita," pungkasnya. (Zuq/M-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved