Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
Jika Anda kerap naik angkutan umum, seperti kereta api, pesawat, atau bus, pastinya Anda akan bertemu banyak orang baru yang tidak Anda kenal. Daripada diam-diam saja menunggu sampai ke tujuan, lebih baik Anda mencoba mengobrol dengan orang-orang tersebut.
Pasalnya berkomunikasi dengan orang asing yang ditemui di angkutan umum bermanfaat. Seperti disitat dari BBC, setidaknya ada tiga manfaat berbicara dengan orang asing. Apa saja?
1. Dapat Mempengaruhi Perasaan Batin menjadi Positif.
Dalam penelitian yang dilakukan secara terpisah di bus dan taksi, menghasilkan temuan serupa. Bagi individu-individu yang berhubungan dengan orang asing, ternyata memiliki aura yang menyenangkan. Dampak positif tersebut menyebar ke orang yang ajak bicara.
Salah satu alasannya karena pengalaman berbicara dengan orang lain atau mendengarkan suara orang asing, membuat kita sadar mereka memiliki kehidupan yang kaya dengan pikiran, perasaan, emosi, dan pengalaman, sama seperti kita. Tidak hanya itu, komunikasi singkat yang dilakukan dapat mengubah momen yang tidak menyenangkan, seperti perjalanan sehari-hari menjadi sesuatu yang lebih menyenangkan.
2. Menjadi Lebih Bahagia.
Mungkin Anda berpendapat hanya orang-orang ekstrovert yang mendapatkan keuntungan dari berbicara dengan orang asing yang baru dikenal. Namun, berdasarkan penelitian yang dilakukan di Chicago dan London, menuntut para penumpang kereta untuk saling mengobrol menunjukan orang ekstrovert maupun introvert lebih bahagia ketika diminta berprilaku ekstrovert. Artinya, saat para penumpang tersebut diminta saling berkomunikasi dengan orang lain yang tidak dikenal, mereka cenderung lebih bahagia.
3. Memacu Anda Berbuat Baik.
Mungkin banyak kesalahpahaman yang beredar di masyarakat tentang berinteraksi di transportasi umum. Misalnya orang yang berniat jahat. Namun pemikiran tersebut tidak sepenuhnya benar. Dengan berinteraksi maka ada kemungkinan Anda akan saling mengungkapkan pujian kepada orang lain, saling menawarkan bantuan, dan lain sebagainya.
Jadi, bagaimana siap mengobrol dengan orang yang duduk di samping Anda? (M-3)
Baca juga : Changi Experience Studio Mulai Dibuka di Jewel Changi Airport
Anak-anak harus dibekali dengan kemampuan untuk bersikap asertif. Hal ini bertujuan agar anak mampu menjaga batasan dirinya dalam relasi sosial.
Dengan pulihnya akses komunikasi, diharapkan koordinasi distribusi bantuan, pendataan korban, dan pelayanan dapur umum dapat berjalan lebih efektif.
Studi terbaru menemukan pola bunyi mirip vokal dalam klik komunikasi paus sperma di Dominika.
KOMUNIKASI publik pemerintah kini memegang peran sangat vital dalam menjaga legitimasi dan kepercayaan masyarakat di tengah derasnya arus informasi dan disinformasi.
Hasan yang kini merupaka Komisaris PT Pertamina itu memeprtanyakan arah dan tujuan dari gaya komunikasi Purbaya.
Musik, film, dan konten digital kini tidak hanya menjadi ruang ekspresi juga berperan sebagai medium advokasi sosial.
Mengapa emosi bisa berujung kekerasan? Psikolog UGM & UI jelaskan peran Amigdala vs Prefrontal Cortex serta cara mencegah perilaku impulsif.
Jangan keliru! Pahami perbedaan antara emophilia (mudah jatuh cinta) dan love bombing (taktik manipulasi) agar terhindar dari hubungan toksik.
Posisi di tengah membuat seorang anak merasa perlu melakukan upaya ekstra untuk mendapatkan perhatian orangtua yang sering kali terbagi.
Remaja lebih mudah tergoda melakukan hal-hal yang menyenangkan atau sedang tren karena sistem limbik mereka lebih dominan
Ada mekanisme psikologis dan neurologis yang sangat kompleks yang membuat manusia modern begitu terobsesi dengan urusan privasi orang lain, seperti netizen yang terobsesi dengan artis.
PEMAHAMAN mendalam mengenai tahapan perkembangan psikologi anak bukan sekadar wawasan tambahan, melainkan fondasi utama dalam pola asuh modern di tahun 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved