Minggu 02 Juni 2019, 00:30 WIB

Lorong Waktu Keraton

(Rin/M-1) | Weekend
Lorong Waktu Keraton

MI/THALATIE
rcomm Bale Raos, di Yogyakarta

 

BERKUNJUNG ke restoran satu ini terbilang unik. Ragam makanan yang disajikan membawa kita kembali ke Keraton Yogyakarta di era Hamengkubuwono ke IX.

"Di sini kita menyediakan resep asli keraton. Kita tidak berani mengubah resep dan rasa karena mengemban amanah keraton untuk melestarikan makanan, yang diubah hanya plating saja. Di sini kebanyakan makanan kesukaan Sri Sultan HB IX karena dia suka masak," ujar Dewi Yulita Sari, Marcomm Bale Raos, di Yogyakarta, akhir April lalu.

Siang itu Media Indonesia berkesempatan mencicipi sejumlah makanan mereka. Dimulai dengan salad ayam panggang dan sup lidah sebagai pembuka. Hidangan salad merupakan perpaduan masakan tradisional dan Eropa yang lettuce-nya dari Eropa, tetapi cabai dan bawang merah yang digunakan merupakan produk lokal. Menurut chef Heru, ia sengaja memilih bahan baku lokal karena mudah ditemukan jika dibandingkan dengan menggunakan bawang merah besar dari luar.

Di atas potongan sayuran itu ada ayam panggang. Ayam tersebut sebelumnya telah dimarinasi bawang putih dan garam. Setelah itu, dibakar menggunakan kecap manis guna memberikan kesegaran ditambah italian dressing yang menyatukan semua komponen makanan.

Seperti salad, sup lidah pun fusion dengan hidangan western. Kuah kaldu dengan potongan lidah sapi, kacang polong, wortel, kentang, dan sosis. Tidak lupa taburan daun bawang dan bawang goreng.
"Rasanya cenderung western karena ada tambahan kaldu bubuk dan bawang bombai," kata chef Heru.

Sementara itu, untuk hidangan utama ada hidangan surf and turf. Hidangan ini terdiri atas kentang ongklok, kambing panggang, urip-urip gulung, brokoli bawang putih, dan roasted vegetables.

Daging kambingnya terasa lembut pas dengan sausnya yang sedikit asam. Menurut chef Heru, sebelum dipanggang, daging kambing yang dipotong tersebut dimarinasi dengan mustard dan lada, sedangkan urip-urip atau ikan lele yang disajikan berbentuk gulung itu telah dibakar dan diungkep dalam bumbu mangut. Jangan berharap mendapatkan kuah mangut yang kental, pasalnya kuah tersebut dikentalkan menjadi saus yang ditaruh di atas urip-urip.

Sayangnya saat dicicipi, salah satu filetnya kurang matang sehingga sulit dipisahkan antara daging ikan dan kulit, sedangkan ongklok kentang mirip mash potato dengan campuran mentega dan lada. Sementara itu, sayuran yang digunakan ada paprika, timun, dan jamur.

Manis
Sebagai hidangan penutup ada manuk nom. Hidangan ini merupakan puding tapai ketan manis yang dipadukan dengan emping. Puding manis ini dibentuk mirip burung, sesuai namanya, yakni manuk, yang berarti burung dalam bahasa Jawa. Namun, bagi pengunjung mungkin terlalu manis dan kurang pas berpadu dengan emping yang pahit.

Dewi mengakui kebanyakan makanan Jawa memang terasa manis. Pasalnya, orang Jawa beranggapan bila hidangan itu dibuat manis, dihangatkan kembali esok harinya akan terasa enak.

Jangan lupa mencicipi minumannya, ada secang yang disajikan dingin. Akan tetapi, rasa rempah-rempah kapulaga, cengkeh, dan sereh terasa pas menghangatkan badan.

"Minuman ini sebenarnya asli Magelang, tapi dengan tambahan rempah. Tapi kalau ditambah jeruk nipis jadi bir Jawa karena warna dan rasanya berbeda," tambah chef Heru.

Ada juga es cam caou. Minuman ini biasanya disajikan untuk mitoni atau perayaan tujuh bulan ibu hamil. Minuman cendol warna hijau ini dipadukan dengan santan dan gula merah. Namun, bagi anda yang kurang menyukai minuman manis, bisa meminta gula merahnya dipisah. (Rin/M-1)

 

 

Baca Juga

Dok: Tim Dekdok IPM Pitulasan

Bara Kreativitas dalam Lomba Pitulasan

👤Azizah Hanum Azzahra - SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo 🕔Jumat 30 September 2022, 17:00 WIB
Berbeda dari tahun lalu, panitia Lomba Pitulasan 2022 ingin memberi tantangan berbeda kepada para peserta dengan melakukan modifikasi...
Dok. In2motionfest

Lebih dari Seribu Koleksi Busana akan Tampil di Ajang In2motionfest

👤Nike Amelia Sari 🕔Jumat 30 September 2022, 13:35 WIB
In2motionfest akan dilaksanakan pada tanggal 5 – 9 Oktober 2022 secara hybrid (daring dan luring) yang digelar di Assembly Hall,...
 NASA / AFP)

Teleskop Webb Tampilkan Gambar Asteroid Usai Ditabrak Pesawat NASA

👤Adiyanto 🕔Jumat 30 September 2022, 13:30 WIB
Pantauan teleskop James Webb terhadap serangan terhadap asteroid itu menunjukkan dampak 'jauh lebih besar dari yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya