Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
JIKA Anda mengikuti kompetisi memasak Master Chef Australia, tentunya Anda tahu siapa pemenangnya di 2012. Yup! pemenangnya ialah Adam Liaw, pria berdarah campuran Malaysia-Australia yang berprofesi sebagai pengacara.
Media Indonesia pun beruntung bisa mencicipi masakannya saat ia datang ke Jakarta dalam acara Taste of Australia yang diselenggarakan Kedutaan Besar Australia Jakarta di kawasan Kemang, awal April.
Dalam kesempatan tersebut, Andy memasak dua jenis masakan, yaitu salmon and macadamia tarator dan creamy pepper steak spaghetti. Saus yang dipakai dalam masakan tersebut berbahan dasar yoghurt, perasan lemon, madu, dan tahini (saus pasta yang berminyak dan kental khas Yunani
yang terbuat dari biji wijen). Semua bahan tersebut diaduk rata lalu diberi cincangan kacang-kacangan, bawang bombai, rempah-rempah, dan cabai, lalu diaduk lagi hingga merata.
“Salmonnya sendiri kita bumbui dengan garam lalu di pan-fry dengan minyak. Waktu masaknya sebentar, hanya 4 menit dan setiap 2 menit dibalik,” jelas Adam.
Meski mudah dan singkat waktu memasaknya, rasanya cukup unik. Rasa yoghurt mendominasi saus dengan sedikit asam, gurih, dan pedas. Salmonnya lembut dan gurih dengan bagian kulitnya yang garing. Cita rasa yang ringan hingga membuat ketagihan.
Hidangan kedua, Adam memasak creamy pepper steak spaghetti. Berbeda dengan hidangan pertama, kali ini Adam butuh waktu lebih lama.
“ Daging steaknya kita bumbui dulu dengan lada hitam dan garam lalu masak dengan cara pan-fry, di mana pan (wajan) sudah kita panaskan hingga over heat dan diberi minyak zaitun. Dagingnya kita masak hingga tingkat kematangan medium dan di menit-menit terakhir kita beri thyme dan butter, setelah itu angkat dan diamkan sejenak,” jelas Adam.
Steak tersebut dipadukan dengan spageti dengan tingkat kematangan yang pas. “Lalu kita panaskan lagi wajannya dengan tingkat kepanasan medium, tumis bawang bombay dan bawang putih dengan minyak zaitun selama 3 menit. Lalu, kita masukkan krim dan kaldu sapi, masak hingga mengental,”imbuh Adam.
Setelah matang, masukkan spageti yang sudah matang dalam saus tersebut. Tambahkan steak yang tadi sudah dimasak, tetapi dipotong-potong terlebih dahulu.
“Ini semua kita aduk merata dan tambahkan thyme, parsley, dan ekstra lada hitam, serta jangan lupa parutan keju parmesan,” katanya.
Cita rasa hidangan ini cenderung lebih tawar, tapi gurih. Tingkat kematangan spagetinya pas sehingga bertekstur kenyal, sedangkan steak-nya masih juicy. (Riz/M-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved