Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Dinginnya Kepulan Asap Molecular Gastronomy

Suryani Wandari Putri
05/4/2019 19:50
Dinginnya Kepulan Asap Molecular Gastronomy
Ronald Prasanto memperagakan Molecular Gastronomy(MI/Suryani Wandari Putri)

Banyak cara untuk bersenang-senang dan bereksplorasi di dunia kuliner. Tidak hanya rasa, tampilan yang menarik juga diperlukan. Apalagi dengan sentuhan molecular gastronomy. Asap putih yang mengepul dari minuman menjadi salah satu atraksinya.

"Molecular Gastronomy secara harfiah sering dinamakan cooking with science. Ini bisa menjadi bahan edukasi untuk anak-anak," kata Ronald Prasanto, seorang molecular gastronomist yang juga merupakan coffee expert dan pendiri Ron's Laboratory di Ramurasa, Kemang Jakarta, Jumat (5/3).

Percobaan pertama yang memakai konsep reaksi kimia adalah minuman bersoda dari campuran air seduhan bunga telang dengan dry ice. Sebelumnya seduhan bunga telang yang berwarna biru itu dicampur dengan irisan timun dan perasan lemon yang mengubah warna keunguan. "Reaksi itu sebenarnya wajar, ia akan berubah warna jika terkena acid tak hanya lemon saja," kata laki-laki yang akrab dipanggil Ron itu.

Ron kemudian menambahkan dry ice ke dalam gelas hingga menimbulkan kepulan asap dan perubahan rasa hingga sedikit bersoda. "Untuk diminum, tunggu beberapa menit hingga dry ice menghilang. Jangan sampai tertelan karena dry ice memiliki suhu sangat dingin," lanjutnya.

Menurutnya, pada dasarnya reaksi kimia yang ada pada Molecular Gastronomy tidaklah berbahaya. Jika dalam takaran yang sesuai dan tidak berlebihan.

Hidangan lainnya dark chocolate ice cream dan affogato Mocha yang juga menggunakan dinitrogen atau N2 bersuhu -196 derajat celcius, kemudian dicampurkan dengan adonan ice cream pada mixer. Hasilnya, asap kembali mengepul.

Saat meracik hidangan itu, Ron menggunakan produk kaca tempered Duralex yang tahan dalam suhu sangat dingin. "Karena dibuat dari tempered glass, tak akan mudah pecah dan kalaupun pecah akan berbentuk butiran kecil," kata Yenny Kusuma Hendra, dari Kumala Home and Kitchen (KHK). (M-3)

Baca juga : Banh Mi Hoa Ma Nan Legendaris di Vietnam

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya