Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
Sutradara kawakan asal Italia, Bernardo Bertolucci, tutup usia, Senin (26/11) waktu setempat. Bertolucci ialah kreator dari sejumlah film legendaris macam The Last Emperor, ataupun Last Tango in Paris.
Dikutip dari Hollywood Reporter, Bertolucci wafat pada usia 77, di Roma, Italia. Juru bicara pihak Bertolucci mengemukakan, sineas yang dikenal karena gaya visual filmnya yang kaya warna itu meninggal karena kanker.
Bertolucci memulai debut penyutradaraannya pada 1962. Ia yang saat itu berusia 22 tahun membesut La commare secca, film misteri pembunuhan pekerja seks komersial yang menggunakan metode kilas balik untuk merangkum kepingan aksi kejahatan tersebut.
Pada 1987, ia menyutradarai film epik The Last Emperor yang mengangkat kisah hidup Puyi, kaisar terakhir Tiongkok. Film tersebut merupakan film barat tentang Tiongkok pertama yang mendapat dukungan penuh dari pemerintah Tiongkok sejak 1949. Bahkan, film itu diizinkan untuk melakukan pengambilan gambar di 'Kota Terlarang'.
The Last Emperor kemudian mendapatkan 9 nominasi pada Academy Awards ke-60, antara lain untuk kategori film terbaik, sutradara terbaik, skenario adaptasi terbaik, sinematografis, maupun penyuntingan. Suami dari penulis naskah Clare Peploe tersebut memenangkan dua di antaranya, yaitu sutradara dan skenario adaptasi terbaik.
Sementara itu, film Bertolucci sebelumnya, Last Tango in Paris (1972) bisa dibilang merupakan salah satu karyanya yang paling kontroversial. Film tersebut berkisah tentang seorang ekspatriat asal Amerika Serikat yang istrinya mati bunuh diri. Ia lantas memulai relasi seksual dengan seorang perempuan muda Paris --tanpa saling mengungkap nama asli mereka-- dan berakhir tragis.
Film dengan dialog minimalis itu dibintang Marlon Brando dan Maria Schneider. Para fan memuji film tersebut karena menampilkan adegan seksual dengan cara baru. Sebaliknya, para kritikus mencacinya sebagai pornografi.
Bertolucci yang juga terang-terangan mengaku sebagai Marxist pun sempat membuat film politik. Seperti 1900, yang berfokus pada konflik politik antara aliran fasisme dan komunisme di Italia pada separuh awal abad ke-20. Film tersebut dibintangi Robert De Niro, Gerard Depardieu, Donald Sutherland dan Burt Lancaster. (M-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved