Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
Presenter sekaligus entrepreneur, Daniel Mananta, mengaku mendapat banyak pelajaran selama proses penggarapan film A Man Called Ahok, baik soal teknis, seperti akting, maupun filosofi kehidupan.
Dalam film yang didasarkan buku berjudul serupa itu, pria kelahiran Agustus 1981 tersebut berperan sebagai Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa Ahok.
Sebelum memerankan Ahok, Daniel mengatakan sempat tidak puas dengan dirinya saat perdana casting untuk film tersebut. "Waktu itu gue bilang, gue mau coba (casting) lagi. Bukan karena disuruh sutradara, tapi gue rasa memang belum maksimal dan gue bisa lebih baik," kata Daniel ketika ditemui di kantor Metro TV, Jakarta, akhir bulan lalu.
Ia sendiri belum pernah bertemu Ahok, hingga proses pengambilan gambar dimulai. Pasalnya, saat itu mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut sedang ditahan di Mako Brimob dan tidak bisa ditemui. Alhasil, dirinya mempelajari karakter Ahok dari membaca buku, mendengar cerita dari keluarga, dan lewat rekaman video yang ada di Youtube.
Proses pendalaman karakter berjalan sekitar dua bulan. Dalam kurun tersebut, Daniel sempat melakukan napak tilas kehidupan Ahok di Belitung. Ia bertemu keluarga dan orang-orang yang mengenal Ahok, mendatangi tempat-tempat bersejarah bagi Ahok, mendengarkan lagu-lagu mandarin, hingga makan makanan kesukaan Ahok, termasuk kue buatan mamanya.
Daniel pun mempelajari hal-hal detil tentang Ahok, seperti gaya dengan kacamata, logat, dan suara serak Ahok. Soal suara, Daniel bisa menirukan suara Ahok yang serak karena dirinya pernah menderita tumor jinak di pita suaranya hingga membuat suaranya serak bahkan kehilangan suara. Alhasil, ia tinggal mengingat suaranya saat itu dan menggabungkannya dengan cara bicara Ahok.
Saat proses syuting berjalan, barulah Daniel berkesempatan menjumpai Ahok di Mako Brimob. "Waktu itu mendadak, bahkan tidak sempat ganti baju. Gue bertemu Ahok dengan dandanan Ahok kawe," kata Daniel sambil tertawa.
Dalam pertemuan tersebut, Daniel pun menanyakan banyak hal tentang Ahok. Salah satu pertanyaannya ialah tentang suara serak Ahok.
Banyak yang beranggapan suara serak Ahok akibat sikapnya yang tegas. Namun, menurut Daniel, Ahok membantah. Suara seraknya alami didapat saat Ahok mulai beranjak dewasa.
Dari sosok Ahok pun, Daniel menyebut, ada lima hal yang ia lihat, yaitu takut hanya kepada Tuhan, berprinsip, berintegritas, berkredibilitas, dan tegas.
Soal filmnya, mantan VJ MTV itu mengatakan ada pesan mendalam bagi bangsa ini, terutama generasi muda. Film A Man Called Ahok, menurutnya, bukan melulu soal Ahok, apalagi Ahok sebagai politikus. Ini adalah film keluarga tentang usaha dan pengorbanan seorang ayah, Tjoeng Kim Nam, sehingga bisa membesarkan sosok seperti Ahok.
"Ahok adalah impak dari usaha dan pengorbanan Kim Nam," pungkasnya. (AT/M-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved