Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
Festival seni berbasis teknologi, Wave of Tomorrow 2018, akhir pekan lalu mempertunjukkan seniman asal Kanada, Sougwen Chung, melukis bersama lengan robot.
Aksi yang menjadi ciri khas Sougwen itu dimaksudkan untuk menantang perspektif orang mengenai robot sebagai 'benda' yang kaku. Bersama dua robotnya, Sougwen memperlihatkan bahwa robot juga bisa mempunyai harmonisasi dan melakukan hal seperti melukis.
Seniman yang kini menetap di New York, AS, itu membagi pertunjukannya dalam tiga bagian. Pertama, robot akan mencoba meniru pergerakan Sougwen sewaktu melukis. Kemudian, kedua robot tersebut akan mencoba merekam dan menganalisis pergerakan Sougwen. Terakhir, robot dengan sistem kecerdasan buatan (artificial intelligence)-nya mulai bisa secara mandiri menggoreskan tinta dengan sendirinya.
Maharani dari Bale Project, selaku konsultan festival Wave of Tomorrow, menyampaikan, Sougwen dihadirkan untuk memberikan pandangan baru kepada publik bawah berkarya itu tidak mengenal batas. Aksi Sougwen tersebut pun senafas dengan tujuan awal festival yang ingin memberikan sebuah pengalaman yang baru untuk audiens Jakarta melalui karya seni yang berbasis teknologi.
"Hadirnya Sougwen di Wave of Tomorrow, menjadi suatu kehormatan untuk festival ini. Dari awal, kami disini ada untuk merayakan berbagai hal yang bersifat progresif, melalui berbagai sajian seni berbasis teknologi," lanjut Maharani.
Sejauh ini, beberapa karya Sougwen Chung telah ditampilkan di beberapa tempat yang menjadi kiblat seni dunia, seperti National Art Center Tokyo, Museum of Contemporary Art Jenewa, The Drawing Museum New York, dan banyak lainnya. Penampilan Sougwen di Wave of Tomorrow merupakan yang pertama kalinya di Indonesia.
"Dari beberapa tahun yang lalu, Adi Panuntun dari Sembilan Matahari selalu menceritakan kepada saya tentang Indonesia, dari segi budaya dan perkembangan seni. Cerita-cerita Adi tentang Indonesia membuat saya ingin sekali berkunjung ke Indonesia. Hingga akhirnya, ada wadah seperti Wave of Tomorrow sehingga saya dapat menampilkan karya saya," ungkap Sougwen. (RO/M-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved