Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
Para penikmat film di 'Negeri Tirai Bambu' akhirnya akan dapat menikmati film megahits global, Crazy Rich Asians.
Dalam pernyataan Warner Bros Pictures yang dikutip CNN, Senin (22/10), film komedi romantis yang didasarkan pada novel berjudul sama karya Kevin Kwan itu dijadwalkan tayang di Tiongkok mulai 30 November mendatang.
Sebelumnya, memang ada keraguan apakah film yang mengangkat tentang kehidupan kalangan jet set Asia tersebut akan mendapat lampu hijau dari regulator perfilman Tiongkok. Pasalnya, dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Tiongkok menentang segala sesuatu yang dapat diinterpretasikan sebagai 'pamer kekayaan'.
Namun, Warner Bros tampaknya tidak ragu-ragu untuk mempromosikan aspek 'super kaya'. Dalam promosinya di media-media sosial Tiongkok, studio tersebut menjanjikan Crazy Rich Asians sebagai film yang memampangkan yacht, pesta, dan gaya hidup elite.
Film yang dibintangi Constance Wu, Henry Golding, dan Michelle Yeoh itupun diberi judul lain untuk pasar Tiongkok, yang arti harafiahnya kurang lebih Tales of Gold Digging --'kisah tentang orang-orang mata duitan'. Sebelumnya, untuk pasar Hong Kong, film tersebut beralih judul menjadi My Super Rich Boyfriend --'kekasihku yang kaya raya'.
Selama ini, regulator perfilman Tiongkok biasanya hanya mengizinkan penayangan 34 film asing dalam satu tahun. Hanya mendapatkan satu slot saja di pasar film terbesar kedua dunia itu dapat memengaruhi pendapatan box office film bersangkutan secara signifikan.
"Kami berdoa ke dewa-dewa Tiongkok sekarang," ujar produser John Penotti perihal kemungkinan Crazy Rich Asians menembus pasar Tiongkok, dalam suatu wawancara dengan The Hollywood Reporter, Agustus lalu.
Sejak dirilis pada Agustus silam, film Crazy Rich Asians saat ini telah menghimpun pemasukan kurang lebih US$228 juta secara global. Adapun bujet yang dikeluarkan untuk produksi film tersebut sekitar US$30 juta. (M-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved