Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
TAMAN Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Kabupaten Badung, Bali, kembali bersiap menyambut malam pergantian tahun dengan perayaan spektakuler. Pengelola GWK memastikan akan menyajikan pertunjukan kembang api kolosal dengan formasi baru untuk mengantarkan para pengunjung memasuki Tahun Baru 2026.
Pertunjukan kembang api ikonik yang selalu berlatar belakang Patung Garuda Wisnu Kencana setinggi 121 meter ini akan menjadi sorotan utama. Tahun ini, Direktur Operasional Taman Budaya GWK, Ch. Rossie Andriani, mengungkapkan adanya peningkatan dalam penyajian visual.
“Kembang api hadir dengan formasi dari tiga lokasi, yang akan memberikan pengalaman visual lebih luas bagi pengunjung,” ujar Rossie, dikutip Rabu (10/12)
Perayaan malam Tahun Baru di GWK tidak hanya dimeriahkan oleh gemerlap kembang api. Panggung utama akan diisi oleh jajaran musisi papan atas Indonesia yang siap menghibur ribuan penonton. Tiga nama besar yang telah dikonfirmasi akan tampil adalah Navicula, Maliq and D'Essentials, dan Lolot.
Selain pertunjukan musik, tahun ini pengelola GWK juga menempatkan fokus khusus pada aspek kesejahteraan masyarakat dan dukungan komunitas. Dalam perayaan tersebut, GWK akan menyediakan:
Langkah ini menunjukkan komitmen GWK untuk menjadikan perayaan tahun baru sebagai momen inklusif dan suportif. Rossie berharap semangat perayaan ini bisa menular kepada setiap pengunjung.
“Harapan kami, seluruh pengunjung dapat memasuki tahun 2026 dengan penuh semangat, harapan, dan pengalaman yang berkesan,” tutup Rossie.
Sebagai salah satu ikon wisata terbesar di Bali, Taman Budaya GWK yang berlokasi di Desa Ungasan, Kabupaten Badung, selalu menjadi magnet pengunjung, terutama saat masa liburan panjang.
Saat hari biasa, jumlah pengunjung rata-rata GWK tercatat sekitar 3.500 orang per hari. Namun, pengelola objek wisata ini mengantisipasi lonjakan drastis.
Selama masa libur panjang, termasuk jelang Tahun Baru, jumlah pengunjung diperkirakan bisa meningkat dua hingga tiga kali lipat dari rata-rata harian.
Kenaikan ini menegaskan posisi GWK sebagai destinasi utama yang dipilih wisatawan domestik maupun mancanegara untuk menikmati momen pergantian tahun di Pulau Dewata. (Ant/Z-1)
POLEMIK antara warga Desa Adat Ungasan dan pengelola Garuda Wisnu Kencana (GWK) terkait pagar beton yang sempat menutup akses warga, akhirnya berakhir damai.
Basuki Hadimuljono mengatakan warna patung garuda raksasa yang menyelimuti Istana Garuda di Ibu Kota Nusantara (IKN) akan tampak seperti Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bali
Ogoh-ogoh dan Tapel merupakan karya seni patung dalam kebudayaan Bali dan merupakan perayaan tradisional menjelang Hari Raya Nyepi.
GWK Cultural Park selalu berupaya melestarikan kebudayaan lokal dengan menyuguhkan berbagai kesenian dan budaya Bali dengan mengajak anak-anak usia Sekolah Dasar.
Garuda Wisnu Kencana Bali, taman budaya dengan patung tinggi di Indonesia berupa patung Wisnu Kencana menunggangi garuda
Wisatawan menyaksikan kembang api saat malam pergantian tahun di Taman Langit Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
WALI kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo menyatakan, pihaknya sudah mengeluarkan surat edaran (SE) terkait larangan menggelar pesta kembang api saat malam menyambut Tahun Baru 2026.
WARGA di Kabupaten Bangka Provinsi Bangka Belitung (Babel) diimbau untuk tidak merayakan malam tahun baru dengan dengan pesta petasan dan kembang api.
Seluruh rangkaian perayaan tahun baru oleh pemprov DKI dilaksanakan tanpa pesta kembang api, namun ada musisi yang tampil di panggung utama HI yakni antara lain d’Masiv, Marion Jola, Feel Koplo
"Ini merupakan solidaritas saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah bencana banjir di wilayah Sumatra,"
Polda Banten mengimbau panitia penyelenggara perayaan malam Tahun Baru untuk tidak menggelar pesta kembang api.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved