Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Sate ayu adalah kuliner legendaris dari Bojonegoro, Jawa Timur, yang terkenal dengan cita rasa sate kambingnya yang luar biasa. Daging kambing yang empuk, dibakar di atas arang kayu, disiram bumbu kacang kental yang gurih, membuat setiap gigitan sate ayu terasa istimewa. Tak hanya sate, warung ini juga menyajikan gulai kambing dengan kuah rempah yang kaya. Kuliner ini bukan sekadar makanan, tetapi juga simbol warisan budaya Bojonegoro yang telah bertahan selama puluhan tahun.
Kisah sate ayu dimulai puluhan tahun lalu di pasar malam Bojonegoro. Mbok Ayu, seorang pedagang sederhana, mulai menjajakan sate kambing dengan resep keluarga yang telah diwariskan turun-temurun. Awalnya, sate ayu hanya dikenal warga lokal. Namun, berkat kelezatan rasanya, nama sate ayu mulai terdengar hingga ke luar kota. Kini, warung sate ayu berdiri megah di Jalan Waduk Sonorejo, Padangan, menjadi destinasi wajib bagi pecinta kuliner.
Mbok Ayu dulu hanya menggunakan gerobak sederhana. Dengan ketekunan dan cinta pada masakan, ia berhasil menciptakan sate yang berbeda dari lainnya. Rahasianya terletak pada pemilihan daging kambing muda yang segar dan bumbu racikan khusus yang membuat cita rasa sate ayu begitu khas.
Bumbu sate ayu adalah kunci kelezatannya. Kacang tanah disangrai hingga harum, lalu ditumbuk halus dan dicampur dengan bawang goreng, cabai rawit, serta sedikit santan untuk tekstur creamy. Daging kambing direndam dalam campuran rempah semalaman agar bumbu meresap sempurna. Proses pembakaran menggunakan arang kayu memberikan aroma asap yang khas, menjadikan sate ayu tak hanya lezat tetapi juga harum menggoda.
Selain sate, gulai kambing di warung ini tak kalah populer. Kuahnya kental, penuh rempah seperti kayu manis, cengkeh, dan kapulaga, memberikan rasa hangat yang cocok dinikmati bersama nasi atau lontong.
Keunikan sate ayu tak hanya memikat warga Bojonegoro, tetapi juga menarik perhatian tokoh terkenal. Grup band Jikustik, yang sering manggung di Jawa Timur, kerap mampir untuk menikmati sate ayu. Bahkan, Menteri Sekretaris Negara pernah terlihat menyantap kuliner ini. Wisatawan dari Jakarta, Surabaya, hingga luar negeri rela antre untuk merasakan kelezatannya. Warung sate ayu kini menjadi simbol kebanggaan Bojonegoro, membuktikan bahwa makanan rakyat bisa naik kelas tanpa kehilangan akar budayanya.
Warung ini juga beradaptasi dengan zaman. Kini, pengunjung bisa membayar dengan QRIS, memudahkan transaksi tanpa mengurangi nuansa tradisional. Buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 22.00 WIB, warung ini selalu ramai, terutama saat akhir pekan.
Untuk pengalaman terbaik, pesan minimal 10 tusuk sate per orang, lengkap dengan lontong atau nasi hangat. Tambahkan sambal rawit untuk sensasi pedas yang lebih nendang. Jangan lupa coba gulai kambingnya, yang jadi pelengkap sempurna. Harga sate ayu cukup terjangkau, mulai dari Rp5.000 per tusuk, menjadikannya pilihan ideal untuk makan bersama keluarga atau teman.
Warung ini juga ramah keluarga. Area parkir cukup luas, dan suasana warung sederhana namun nyaman. Jika ingin menghindari antrean, datanglah di pagi hari atau hindari jam makan siang yang sibuk.
Sate ayu bukan sekadar makanan, tetapi juga perjalanan rasa yang membawa cerita budaya Bojonegoro. Dari pasar malam hingga menjadi ikon kuliner nasional, sate ayu menunjukkan bagaimana resep sederhana bisa menciptakan keajaiban. Lokasinya di Jalan Waduk Sonorejo, Padangan, mudah dijangkau, baik dengan mobil maupun motor. Bagi wisatawan yang sedang menjelajahi Bojonegoro, sate ayu adalah destinasi kuliner yang wajib masuk daftar.
Selain itu, sate ayu juga menawarkan pengalaman otentik. Tidak ada menu modern yang aneh-aneh di sini, hanya sate dan gulai dengan cita rasa asli. Ini adalah tempat di mana tradisi dan kelezatan bertemu, menciptakan kenangan kuliner yang tak terlupakan.
Jika Anda sedang merencanakan perjalanan ke Bojonegoro, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi sate ayu. Datanglah ke warung di Jalan Waduk Sonorejo, Padangan, dan nikmati kelezatan yang telah memikat hati ribuan orang, dari warga lokal hingga selebriti. Sate ayu bukan hanya soal rasa, tetapi juga tentang cerita, tradisi, dan kehangatan budaya Jawa Timur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved