Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA puluhan tahun, bahasa pemrograman Python sering mendapat kritik karena masalah kecepatan, terutama dalam menangani pemrosesan paralel. Penyebab utamanya ialah Global Interpreter Lock atau GIL.
Namun, memasuki tahun 2026, peta persaingan bahasa pemrograman berubah total. Revolusi No-GIL telah tiba, sehingga membawa Python ke level performa yang sebelumnya hanya bisa dicapai oleh bahasa seperti C++ atau Java.
Global Interpreter Lock (GIL) adalah mekanisme yang memastikan hanya satu utas (thread) yang mengeksekusi bytecode Python pada satu waktu. Meskipun ini membuat Python stabil dan mudah dikembangkan di masa lalu, GIL menjadi penghambat besar di era prosesor multi-core.
Baca juga : Mengenal Teknologi Sistem Basis Data Modern dan Tren Terkini 2026
Di tahun 2026, berkat implementasi penuh dari proposal PEP 703, Python kini dapat menjalankan tugas di banyak inti prosesor secara bersamaan tanpa hambatan GIL. Ini berarti aplikasi yang intensif secara komputasi, seperti pengolahan data besar dan pelatihan model AI, kini berjalan berkali-kali lipat lebih cepat.
Penghapusan GIL memungkinkan Python memanfaatkan 100% kekuatan hardware modern. Pada tugas-tugas paralel, peningkatan kecepatan bisa mencapai 2x hingga 8x lipat tergantung pada jumlah core prosesor.
Kecerdasan Buatan (AI) adalah sektor yang paling diuntungkan dari perubahan ini. Sebelumnya, banyak pustaka Python harus menggunakan bahasa C untuk melakukan komputasi berat agar bisa menghindari GIL. Sekarang, pengembang dapat menulis kode multi-threading murni di Python dengan peningkatan performa linier sesuai jumlah core prosesor yang digunakan.
Python 2026 bukan lagi sekadar bahasa perekat (glue language), melainkan mesin utama yang mampu melakukan pemrosesan data real-time dengan latensi rendah. Hal ini memperkokoh posisi Python sebagai bahasa tak terkonformasi di bidang sains data dan machine learning.
Baca juga : Analisis dan Desain Algoritma Panduan Lengkap serta Tren Terbaru 2026
Selain faktor kecepatan, ada beberapa alasan Python tetap mendominasi pasar teknologi global dan Indonesia:
Baca juga: Materi Logika Matematika Semester 2 Kuliah Ringkasan dan Contoh Soal
| Aspek | Kondisi Sebelumnya | Era Python 2026 (No-GIL) |
|---|---|---|
| Pemanfaatan CPU | Satu Core saja | Multi-Core Maksimal |
| Kecepatan AI | Terbatas pada overhead GIL | Skalabilitas Linier |
| Potensi Karir | Data Analyst / Web Dev | High-Performance Computing Engineer |
Kebutuhan akan pengembang Python di Indonesia terus melonjak seiring dengan transformasi digital di sektor perbankan dan startup teknologi. Dengan keahlian Python modern, seorang pengembang senior di Jakarta pada tahun 2026 dapat mengantongi gaji yang sangat kompetitif.
Berdasarkan tren pasar saat ini, estimasi penghasilan pengembang Python tingkat menengah hingga senior berkisar antara belasan hingga puluhan juta dalam mata uang rupiah per bulan, tergantung pada kompleksitas proyek dan industri yang digeluti.
Baca juga: Memahami Dasar Logika Matematika Fondasi Mahasiswa Teknik dan Informatika
Revolusi No-GIL adalah tonggak sejarah yang membuktikan bahwa Python mampu beradaptasi dengan kebutuhan zaman. Dengan menggabungkan kemudahan penulisan kode dan performa tinggi, Python 2026 memastikan posisinya sebagai bahasa pemrograman yang tidak hanya relevan, tetapi juga tak tertandingi untuk satu dekade ke depan.
Sangat cocok. Meskipun ada perubahan internal pada mesinnya, cara menulis kode Python tetap sama mudahnya dengan versi sebelumnya.
Baca juga: Langkah-Langkah Merakit Komputer Sendiri
Aplikasi yang bersifat I/O bound mungkin tidak merasakan perbedaan besar, namun aplikasi CPU-bound seperti pengolahan data akan merasakan lonjakan performa yang signifikan.
Pastikan Anda menggunakan versi Python terbaru dan mulai mempelajari konsep concurrency serta pemrosesan paralel untuk memanfaatkan seluruh kekuatan hardware modern.
Baca juga: Enam Komponen Fisik Komputer Pribadi
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved