Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PERNAHKAH Anda membayangkan menjalani aktivitas sehari-hari tanpa harus terus-menerus menatap layar smartphone? Era transisi dari perangkat genggam menuju teknologi ambient computing tampaknya kian nyata.
Apple, raksasa teknologi asal Cupertino, dilaporkan tengah mengembangkan perangkat wearable AI berbentuk pin yang ambisius. Perangkat ini diprediksi bukan sekadar aksesori, melainkan penantang serius bagi dominasi smartphone di masa depan.
Bocoran dari The Information mengungkapkan bahwa perangkat ini memiliki form factor yang menyerupai cakram kecil, mengingatkan kita pada desain minimalis AirTag namun dengan profil yang lebih berisi. Apple tetap mempertahankan identitas estetikanya dengan menggunakan material perpaduan aluminium anodized dan kaca melengkung yang elegan.
Berbeda dengan perangkat wearable lain yang biasanya melingkar di pergelangan tangan, AI Pin ini dirancang untuk disematkan secara magnetis pada pakaian, menjadikannya asisten pribadi yang selalu "melihat" apa yang Anda lihat.
Untuk memberikan konteks yang akurat kepada kecerdasan buatannya, Apple menyematkan perangkat keras kelas atas ke dalam bodi mungil tersebut:
Otak dari perangkat ini adalah Siri generasi terbaru yang dikembangkan dalam proyek internal bernama "Campos". Siri tidak lagi sekadar asisten suara berbasis perintah kaku, melainkan chatbot AI multimodal yang mampu memahami konteks visual dari kamera perangkat.
Menariknya, Apple dikabarkan tidak berjalan sendirian. Integrasi model bahasa besar (LLM) Gemini milik Google disebut-sebut akan memperkuat kemampuan pemrosesan bahasa alami perangkat ini, memungkinkan percakapan yang lebih manusiawi dan informatif.
Dunia teknologi sempat skeptis terhadap konsep ini setelah kegagalan Humane AI Pin yang dianggap tidak praktis dan cepat panas. Namun, Apple memiliki keunggulan yang tidak dimiliki kompetitor: Ekosistem.
| Fitur | Humane AI Pin (Generasi 1) | Apple AI Pin (Rumor 2027) |
|---|---|---|
| Kamera | Single Camera | Dual Camera (Std + Wide) |
| Integrasi AI | Proprietary / GPT-4 | Siri "Campos" + Google Gemini |
| Ekosistem | Terbatas (Stand-alone) | Deep Integration (Health, iCloud, Music) |
| Manajemen Panas | Isu Overheating Signifikan | Optimasi Chip Silicon Apple |
Dengan adanya kamera yang selalu siap merekam, isu privasi menjadi perdebatan hangat. Apple mengantisipasi hal ini dengan menyertakan lampu indikator fisik yang tidak bisa dimanipulasi secara software. Saat kamera atau mikrofon aktif memproses data, lampu ini akan menyala sebagai sinyal bagi orang di sekitar. Selain itu, pemrosesan data diupayakan tetap terjadi secara on-device untuk menjaga keamanan data personal pengguna.
Meskipun ambisius dengan target produksi awal mencapai 20 juta unit, konsumen harus bersabar. Perangkat AI Pin Apple ini diprediksi baru akan menyambangi pasar paling cepat pada tahun 2027. Apple tampaknya ingin memastikan bahwa saat produk ini dirilis, ia bukan sekadar "mainan baru", melainkan perangkat fungsional yang benar-benar bisa mengurangi ketergantungan kita pada layar smartphone.
Langkah Apple ini menunjukkan bahwa masa depan teknologi bukan lagi tentang siapa yang memiliki layar paling besar, melainkan siapa yang memiliki AI paling intuitif. Jika Apple berhasil mengintegrasikan AI Pin ini dengan Apple Health dan ekosistem rumah pintar mereka, perangkat ini bisa menjadi standar baru dalam interaksi manusia dan mesin. (Z-10)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved