Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
MENCARI smartphone yang memiliki bodi ramping namun tetap awet baterai sering kali menjadi dilema bagi pengguna. Anda mungkin setuju bahwa selama ini HP tipis selalu identik dengan kapasitas baterai yang kecil dan harga yang selangit, seperti rumor iPhone Air yang beredar.
Namun, Infinix baru saja mematahkan stigma tersebut melalui peluncuran global Infinix Note Edge. Ponsel ini menjanjikan perpaduan mustahil: desain ultra-tipis 7,2 mm namun dibekali baterai masif 6.500 mAh di kelas harga Rp3 jutaan.
Dalam ulasan ini, kita akan membedah mengapa Infinix Note Edge layak disebut sebagai "flagship killer" untuk urusan desain dan daya tahan.
Infinix Note Edge mengusung bahasa desain yang mereka sebut sebagai 3D Curved Aesthetics. Dengan ketebalan hanya 7,2 mm, ponsel ini terasa sangat ergonomis di genggaman. Bagian depannya didominasi layar AMOLED 6,78 inci dengan resolusi 1,5K yang melengkung di sisi kiri dan kanan, memberikan kesan premium layaknya ponsel harga belasan juta rupiah.
Kejutan terbesarnya adalah bobotnya yang hanya 185 gram (untuk varian Silk Green). Infinix menggunakan teknologi baterai Silicon-Carbon yang memungkinkan kepadatan energi lebih tinggi dalam ruang yang lebih sempit, sehingga bodi tipisnya tetap bisa menampung daya sebesar 6.500 mAh.
| Fitur | Spesifikasi Infinix Note Edge |
|---|---|
| Layar | 6.78" 3D Curved AMOLED, 1.5K, 120Hz, 4500 Nits Peak Brightness |
| Chipset | MediaTek Dimensity 7100 5G (World Premiere) |
| RAM/Internal | 8GB LPDDR4X | 128GB / 256GB UFS 2.2 |
| Baterai | 6.500 mAh Silicon-Carbon, 45W Fast Charging |
| Kamera Belakang | 50 MP (Main) f/1.8 + AI Lens |
| Kamera Depan | 13 MP Selfie Camera |
| Ketebalan & Berat | 7,2 mm | 185 - 190 gram |
| Sistem Operasi | Android 16, XOS 16 (Update OS 3 Tahun) |
| Fitur Lain | IP65, NFC, JBL Dual Speakers, IR Blaster, AI Folax |
Infinix Note Edge menjadi smartphone pertama di dunia yang ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 7100. Chipset ini dirancang dengan fabrikasi 6nm yang fokus pada efisiensi termal. Dalam pengujian internal, skor AnTuTu-nya menembus angka 810.000 poin, yang berarti ponsel ini sangat mumpuni untuk multitasking berat hingga bermain game populer seperti Honor of Kings pada 90 fps dengan stabil.
Berbeda dengan kompetitor seperti Samsung Galaxy S25 Edge atau rumor iPhone Air yang mengorbankan kapasitas baterai demi ketipisan (dikabarkan hanya di bawah 3.000-4.000 mAh), Infinix Note Edge justru memberikan solusi bagi pengguna yang mobile. Fitur Self-Repairing Battery yang disematkan diklaim mampu menjaga kesehatan baterai tetap di atas 80% bahkan setelah penggunaan selama 6 tahun.
Infinix Note Edge tersedia dalam empat pilihan warna elegan: Lunar Titanium, Shadow Black, Silk Green, dan Stellar Blue. Berikut adalah rincian harganya:
Penjualan perdana dimulai pada 20 Januari 2026 melalui kanal resmi Infinix Indonesia baik secara online maupun offline.
Infinix Note Edge adalah jawaban bagi Anda yang mendambakan estetika iPhone Air namun dengan budget terbatas dan kebutuhan baterai yang tidak mau berkompromi. Dengan harga Rp3 jutaan, sulit menemukan pesaing yang mampu menandingi kombinasi layar lengkung 1,5K, bodi ramping 7,2 mm, dan baterai 6.500 mAh yang ditawarkan ponsel ini. (Z-10)
PASAR ponsel pintar awal tahun ini kembali disuguhkan dengan kehadiran Infinix Note Edge.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved