Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Fenomena Cinematic Travel Buat Standar Dokumentasi Perjalanan Wisata kian Berubah

Naufal Zuhdi
06/1/2026 19:21
Fenomena Cinematic Travel Buat Standar Dokumentasi Perjalanan Wisata kian Berubah
Cinematic travel mengubah cara perjalanan wisata direkam.(Dok.Istimewa)

CARA generasi digital memaknai liburan terus mengalami pergeseran. Perjalanan wisata kini tidak lagi sekadar soal destinasi yang dikunjungi, tetapi juga bagaimana momen tersebut direkam, dibagikan, dan menjadi bagian dari identitas gaya hidup. Fenomena inilah yang belakangan dikenal sebagai cinematic traveltren liburan yang menempatkan dokumentasi visual sebagai elemen utama pengalaman perjalanan.

Menjawab perubahan tersebut, Widarin Vacation menghadirkan standar baru dalam industri perjalanan wisata dengan menghadirkan fotografer dan videografer profesional dalam setiap rangkaian i. Pendekatan ini menjadikan Widarin sebagai salah satu pelopor travel agency yang ramah bagi kreator konten dan wisatawan generasi digital.

Selama ini, salah satu poin utama wisatawan muda adalah keterbatasan dokumentasi perjalanan. Akibatnya, pengalaman liburan yang seharusnya berkesan justru terasa kurang maksimal ketika dibagikan kembali di media sosial.

Widarin Vacation mencoba menjawab persoalan tersebut dengan menjadikan dokumentasi sebagai bagian dari desain perjalanan, bukan sekadar tambahan. Setiap itinerary disusun dengan mempertimbangkan sudut pengambilan gambar, alur cerita visual, hingga gaya dokumentasi yang relevan dengan tren digital masa kini.

“Widarin Vacation memahami bahwa bagi generasi digital, dokumentasi visual berkualitas bioskop adalah bagian tak terpisahkan dari pengalaman liburan itu sendiri. Bagi kami, perjalanan yang baik bukan hanya soal ke mana pergi, tapi juga bagaimana cerita itu bisa dikenang dan dibagikan,” ujar CEO Widarin Vacation, Teghar Syahranu, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima, Selasa (6/1).

Pendekatan cinematic travel ini dinilai selaras dengan gaya hidup urban saat ini, di mana konten visual menjadi medium utama dalam mengekspresikan pengalaman. Dengan menghadirkan dokumentasi profesional sebagai standar, Widarin Vacation mendorong perubahan cara pandang industri terhadap perjalanan wisata.

Ke depan, konsep content-creator friendly travel diperkirakan akan semakin relevan seiring meningkatnya kebutuhan akan pengalaman yang personal, estetik, dan bermakna. Di tengah persaingan industri pariwisata, pendekatan berbasis pengalaman dan konten dinilai menjadi salah satu diferensiasi yang kian dibutuhkan. (E-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya