Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

Huawei Pura X2: Bocoran Spesifikasi, Kirin 9030 & Jadwal Rilis Q2 2026

Media Indonesia
06/1/2026 15:16
Huawei Pura X2: Bocoran Spesifikasi, Kirin 9030 & Jadwal Rilis Q2 2026
Huawei Pura X2(Huawei Central)

PENGGUNA ponsel lipat model clamshell (flip) sering kali mengeluhkan satu hal yang sama: rasio layar yang terlalu sempit dan memanjang, membuatnya kurang nyaman untuk mengetik atau menonton video format standar. Huawei tampaknya mendengar keluhan ini dengan sangat serius. Melanjutkan kesuksesan Pura X generasi pertama, Huawei Pura X2 diprediksi akan hadir pada kuartal kedua (Q2) 2026 dengan membawa penyempurnaan pada konsep "Wide Flip" yang revolusioner. Artikel ini akan membedah bocoran spesifikasi, performa chipset misterius Kirin 9030, dan mengapa perangkat ini bisa menjadi standar baru ponsel lipat kompak.

 

Desain & Layar: Bukan Sekadar Flip Biasa

Berbeda dengan kompetitor seperti Samsung Galaxy Z Flip series yang mempertahankan rasio aspek 22:9 (sangat tinggi dan kurus), Huawei Pura X2 dirumorkan mempertahankan dan memperluas rasio aspek 16:10 pada layar utamanya. Saat dibuka, perangkat ini tidak terasa seperti ponsel yang "dipanjangkan", melainkan seperti tablet mini berukuran 7,7 hingga 8 inci.

Desain ini memberikan "ruang napas" lebih luas untuk multitasking split-screen yang lebih natural. Di bagian luar, cover screen juga diprediksi melebar, memungkinkan pengguna membalas pesan atau melihat navigasi peta tanpa merasa sesak.

Dapur Pacu: Misteri Kekuatan Kirin 9030

Jantung dari Huawei Pura X2 adalah chipset Kirin 9030. Berdasarkan bocoran benchmark awal, chipset ini diproduksi dengan fabrikasi N+3 (setara 5nm) oleh SMIC. Mengusung arsitektur 9-core (1+4+4), Kirin 9030 menjanjikan peningkatan efisiensi daya yang signifikan dibandingkan pendahulunya, Kirin 9020.

Meskipun secara raw power (skor benchmark sintetis) mungkin masih tertinggal dibandingkan Snapdragon 8 Elite atau Apple A19 yang akan datang, kekuatan utama Huawei terletak pada integrasi vertikal dengan HarmonyOS 6.0. Optimalisasi software-hardware ini memungkinkan Pura X2 berjalan sangat mulus meski dengan angka benchmark yang lebih rendah di atas kertas.

Kamera: Teknologi 'Red Maple'

Sebagai bagian dari lini "Pura" (rebranding dari P series yang legendaris soal kamera), Pura X2 tidak main-main di sektor fotografi. Bocoran menyebutkan adanya sensor multispektral "Red Maple". Sensor ini bukan untuk menangkap gambar, melainkan untuk menganalisis spektrum cahaya guna menghasilkan reproduksi warna yang sangat akurat, terutama untuk skin tone dan kondisi pencahayaan kompleks.

Tabel Spesifikasi Rumor: Huawei Pura X2

Fitur Estimasi Spesifikasi Pura X2
Layar Utama 7.7 - 8 inci OLED, 120Hz LTPO, Rasio 16:10
Chipset HiSilicon Kirin 9030 (5G)
OS HarmonyOS 6.0 (Next)
Kamera Belakang 50MP Main + 40MP Ultrawide + 8MP Telephoto + Red Maple Sensor
Baterai ~5.000 mAh (Silicon-Carbon)
Rilis Q2 2026 (April - Juni)

Pros & Cons

Pros (Kelebihan):

  • Form Factor "Wide Flip": Memberikan pengalaman visual ala tablet yang jauh lebih produktif dibanding flip standar.
  • Baterai Silicon-Carbon: Teknologi anoda silikon memungkinkan kapasitas baterai besar (~5000mAh) dalam bodi tipis.
  • Kualitas Kamera Premium: Adanya lensa telephoto dan sensor warna khusus menjadikan ini salah satu flip phone dengan kamera terbaik.
  • Konektivitas Satelit: Kemungkinan besar mendukung fitur pesan satelit dua arah (khas flagship Huawei).

Cons (Kekurangan):

  • Performa Gaming Berat: GPU Maleoon pada Kirin 9030 mungkin tidak sekuat Adreno terbaru untuk gaming berat rata kanan.
  • Google Mobile Services (GMS): Masih absennya layanan Google bawaan menjadi kendala utama bagi pengguna global di luar Tiongkok.
  • Ketersediaan: Stok global seringkali terbatas dibandingkan peluncuran di pasar domestik Tiongkok.

Information Gain: Mengapa "Wide Flip" Adalah Masa Depan?

Poin paling unik dari Huawei Pura X2 adalah keberaniannya melawan arus desain. Mayoritas ponsel lipat vertikal didesain agar "mudah digenggam satu tangan" saat tertutup, namun mengorbankan rasio layar saat dibuka menjadi terlalu kurus. Huawei mengambil pendekatan "Productivity First". Dengan membuat bodi sedikit lebih lebar, Pura X2 menyelesaikan dua masalah sekaligus: kapasitas baterai bisa lebih besar (karena bodi lebih luas) dan layar dalam menjadi lebih fungsional untuk membaca dokumen atau web browsing tanpa perlu sering scrolling. Ini adalah celah pasar yang belum diisi oleh Samsung maupun Motorola.

Kesimpulan

Huawei Pura X2 tampaknya akan menjadi perangkat yang sangat matang di tahun 2026. Jika Anda adalah pengguna yang mendambakan portabilitas ponsel lipat namun kecewa dengan sempitnya layar flip yang ada saat ini, Pura X2 layak ditunggu hingga Q2 2026. Meskipun tantangan chipset dan absennya GMS masih membayangi, inovasi desain dan kameranya menawarkan proposisi nilai yang sulit diabaikan bagi penggemar teknologi.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya