Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

Kenali Fitur Lossless Audio di Apple Music

Muhammad Ghifari A
01/1/2026 11:55
Kenali Fitur Lossless Audio di Apple Music
Ilustrasi(Freepik)

Kemajuan dalam layanan streaming musik saat ini tidak hanya berfokus pada jumlah lagu yang tersedia, tetapi juga pada kualitas suara yang diberikan. Dengan semakin meningkatnya perhatian pendengar terhadap rincian audio, Apple Music menghadirkan fitur lossless audio sebagai salah satu daya tarik utamanya. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menikmati musik dengan kualitas suara yang lebih bersih dan sedekat mungkin dengan rekaman aslinya di studio.

Secara mendasar, fitur lossless audio di Apple Music dibuat untuk memberikan pengalaman mendengarkan yang lebih murni. Berbeda dari format audio biasa yang sudah diolah, lossless audio menjaga semua data suara tanpa menghilangkan rincian penting. Oleh karena itu, Apple menambahkan teknologi ini tanpa biaya tambahan, sehingga bisa diakses oleh semua pengguna Apple Music.

Namun, tidak semua orang langsung merasakan peningkatan kualitas suara itu. Faktor perangkat dan pengaturan sangat berpengaruh. Untuk mengetahui lebih dalam, berikut ini adalah penjelasan lengkap mengenai fitur lossless audio di Apple Music.

1. Lossless Audio Menjaga Kualitas Asli Rekaman

Pertama-tama, lossless audio adalah format yang tidak menghilangkan data suara saat dilakukan kompresi. Ini berarti semua rincian dari rekaman asli berhasil dipertahankan. Ini berbeda dengan audio lossy yang secara otomatis menghapus beberapa frekuensi tertentu demi mengurangi ukuran file.

Apple Music menyediakan dua pilihan kualitas untuk lossless. Pertama, ada lossless standar hingga 24-bit/48 kHz. Selain itu, juga ada hi-res lossless yang mencapai 24-bit/192 kHz bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio yang lebih tinggi. Dengan spesifikasi tersebut, suara musik dapat terdengar lebih utuh, alami, dan kaya akan rincian.

2. Perbedaan Kualitas dengan Audio Standar Cukup Terasa

Sebagian besar layanan streaming musik menggunakan format kompresi lossy seperti AAC atau MP3. Meskipun format ini lebih menghemat data, konsekuensinya adalah hilangnya beberapa detail suara. Bagi pendengar biasa, perbedaan ini mungkin tak terlalu terasa.

Namun, hal ini berbeda untuk lossless audio. Karena tidak ada data yang dibuang, suara yang dihasilkan menjadi lebih jernih dan presisi. Rincian kecil seperti dentingan alat musik, napas penyanyi, hingga efek ruang terdengar lebih jelas. Terutama, perbedaan ini akan semakin jelas saat menggunakan perangkat audio berkualitas tinggi.

3. Cara Mengaktifkan Lossless Audio di Apple Music

Selanjutnya, Apple memudahkan pengguna untuk mengaktifkan fitur ini. Pengguna hanya perlu masuk ke menu Pengaturan, lalu pilih Musik dan masuk ke bagian Kualitas Audio. Di menu ini, terdapat opsi untuk mengaktifkan Lossless Audio.

Menariknya, Apple juga memberikan pengaturan terpisah untuk pemutaran melalui streaming dan unduhan. Ini memungkinkan pengguna untuk mengatur kualitas audio saat menggunakan Wi-Fi maupun data seluler. Namun, perlu dicatat bahwa lossless audio akan menggunakan lebih banyak data dibandingkan audio biasa.

4. Perangkat Pendukung Menjadi Faktor Penentu

Walaupun fitur lossless audio telah dihidupkan, hasil yang optimal tetap bergantung pada perangkat yang digunakan. Untuk mendapatkan kualitas suara terbaik, penggunaan headphone berkabel, speaker aktif, atau DAC eksternal sangat dianjurkan. Perangkat tersebut dapat menerjemahkan rincian audio dengan lebih baik.

Sebaliknya, perangkat Bluetooth seperti AirPods masih memiliki beberapa batasan. Saat ini, teknologi Bluetooth belum sepenuhnya dapat mendukung transmisi tanpa kehilangan kualitas. Akibatnya, suara tetap akan terkompresi meskipun lagu dimainkan dalam format lossless. Untuk hi-res lossless, Apple merekomendasikan dengan tegas penggunaan DAC eksternal.

5. Ukuran File Lebih Besar, Tapi Kualitas Lebih Tinggi

Tidak dapat dipungkiri bahwa salah satu dampak dari audio lossless adalah ukuran file yang jauh lebih besar. Musik dengan format ini akan membutuhkan lebih banyak data saat diputar secara streaming. Selain itu, pengguna juga perlu menyediakan ruang penyimpanan yang lebih luas jika ingin mengunduh lagu untuk didengarkan secara offline.

Namun, kualitas suara yang dihasilkan menjadi keunggulan utama. Musik terdengar lebih hidup, detail, dan mendekati versi asli yang ada di studio. Karena itu, fitur ini sangat ideal bagi para pencinta musik dan audiophile yang mengutamakan kualitas suara.

6. Dibandingkan Platform Lain, Apple Music Lebih Bersaing

Menariknya, fitur audio lossless juga tersedia di platform lain seperti Deezer. Namun, biaya langganan mereka cenderung lebih tinggi. Di sisi lain, Spotify sampai saat ini baru menyediakan audio lossless dalam paket tertentu dengan harga yang lebih mahal.

Berbeda dengan pesaingnya, Apple Music justru menawarkan fitur audio lossless tanpa biaya tambahan. Hal ini menjadikan Apple Music lebih kompetitif, terutama bagi pengguna yang ingin menikmati audio berkualitas tinggi tanpa biaya ekstra.

Secara keseluruhan, fitur audio lossless di Apple Music memberikan pengalaman mendengarkan musik yang lebih autentik dan mendalam. Dengan kualitas suara yang mendekati rekaman asli, fitur ini menjadi nilai tambah yang signifikan bagi para pecinta musik.

Meskipun begitu, keuntungan dari audio lossless akan lebih terasa jika didukung dengan perangkat yang tepat. Jika Anda mengutamakan kualitas suara dan ingin mengeksplorasi detail musik lebih dalam, fitur ini patut dicoba. Jadi, apakah Anda siap merasakan pengalaman audio yang lebih jelas di Apple Music? (Apple Support/E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya