Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Cha 1107-7626: Planet Pengembara yang Menyerap Enam Miliar Ton Materi per Detik

Abi Rama
01/12/2025 15:20
Cha 1107-7626: Planet Pengembara yang Menyerap Enam Miliar Ton Materi per Detik
Ilustrasi(Dok. ESO)

Astronom baru-baru ini menemukan sebuah planet pengembara yang tidak mengorbit bintang mana pun, tetapi mengalami pertumbuhan massal yang sangat cepat. Mengutip dari laman BBC, planet ini dinamakan Cha 1107-7626, memiliki massa lima hingga sepuluh kali massa Jupiter. Planet ini berada sejauh 620 tahun cahaya di rasi bintang Chamaeleon dan masih dalam tahap pembentukan.

Planet pengembara sendiri merupakan planet yang tidak mengorbit bintang mana pun dan bergerak bebas di ruang angkasa. Berbeda dengan sebagian besar planet di galaksi kita yang terikat secara gravitasi pada bintang, planet pengembara melayang sendirian dan bisa bergerak melalui berbagai wilayah kosmik.

Gas dan debu di sekitarnya terus-menerus jatuh ke planet melalui proses yang dikenal sebagai akresi. Laju akresi planet ini tidak konstan, dan hingga Agustus 2025, pertumbuhannya tercatat delapan kali lebih cepat dibanding beberapa bulan sebelumnya, yaitu sekitar enam miliar ton per detik.

Menurut astronom dari Observatorium Astronomi Palermo, Italia sekaligus penulis studi ini, Víctor Almendros-Abad, ini merupakan episode akresi terkuat yang pernah tercatat untuk objek seukuran planet. Penelitian menunjukkan bahwa aktivitas magnetik planet ini berperan penting dalam mendorong akresi massal tersebut. Hal ini menandakan bahwa meski bermassa rendah, planet ini memiliki medan magnet yang cukup kuat untuk memicu peristiwa akresi besar.

Selain itu, tim peneliti mencatat adanya perubahan komposisi kimia di cakram di sekitarnya selama ledakan akresi. Uap air terdeteksi pada saat ledakan, padahal sebelumnya tidak ada. Fenomena seperti ini sebelumnya hanya pernah diamati pada bintang, belum pernah pada planet.

Para peneliti menyebut penemuan ini membuka pemahaman baru tentang asal-usul planet pengembara. Beberapa ilmuwan berpendapat bahwa objek semacam ini mungkin terbentuk dengan mekanisme yang mirip dengan bintang, sementara lainnya mempertimbangkan kemungkinan mereka adalah planet raksasa yang terlempar dari sistem asalnya.

Astronom dari ESO, Amelia Bayo, mengatakan bahwa perilaku planet ini yang menyerupai bintang memberikan wawasan tentang tahap awal pembentukan planet pengembara dan menimbulkan pertanyaan baru tentang bagaimana dunia lain terbentuk di alam semesta.

Sumber: BBC Sky at Night Magazine.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya