Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

Commodore C64 Hadir Kembali: Nostalgia Retro Bertemu Teknologi Modern

Muhammad Ghifari A
01/12/2025 11:10
Commodore C64 Hadir Kembali: Nostalgia Retro Bertemu Teknologi Modern
Commodore C64 kembali hadir dalam versi modern bernama C64 Ultimate, dibangun dengan FPGA untuk pengalaman autentik tanpa jeda. (Gear News)

BERITA menggembirakan muncul untuk para penggemar komputer dari tahun 80-an. Commodore C64 kembali hadir! Ini bukan hanya sekedar emulasi perangkat lunak, tetapi adalah versi modern canggih yang dinamakan "Commodore 64 Ultimate". 

Perangkat ini berhasil menggabungkan desain ikonik yang bersejarah,  dengan teknologi terbaru di zaman sekarang.

Inisiatif besar ini dijalankan YouTuber Christian Simpson. Awalnya, ia hanya berminat pada aspek lisensi, tetapi kemudian sukses mendapatkan semua hak merek Commodore. Tujuan Simpson adalah untuk menghidupkan kembali esensi brand dari tahun 1980-an dan membawanya ke era kontemporer, melampaui sekedar koleksi barang.

Teknologi FPGA Menjadi Kunci Pengalaman Asli

Inti dari C64 Ultimate adalah kombinasi menarik antara nostalgia dari desain aslinya dan perangkat keras modern. Komputer ini ditenagai prosesor AMD Xilinx Artix-7 yang digabungkan dengan RAM DDR2 128 MB dan memori flash 16 MB.

Alih-alih dengan emulasi perangkat lunak yang sering kali menjadi penyebab keterlambatan, C64 Ultimate memanfaatkan teknologi FPGA (Field-Programmable Gate Array).

Teknologi FPGA ini secara fisik mengulang sirkuit chip lama melalui sirkuit yang dapat diprogram. Akibatnya, pengalaman yang ditawarkan hampir tanpa jeda, menjaga nuansa fungsional senatural mungkin dengan mesin C64 yang asli.

Kompatibilitas menjadi perhatian utama. Pengguna lama dapat bergembira karena port joystick klasik tetap ada, yang memungkinkan pemakaian kembali perangkat periferal lama, bahkan floppy drive VC1541.

Menurut pihak produsen, sistem ini dapat berfungsi dengan lebih dari 99% permainan dan perangkat keras lawas. Bahkan cartridge dan monitor aslinya dengan konektor DIN-8 bisa langsung digunakan tanpa memerlukan adaptor.

Kompatibilitas Maksimal, Konektivitas Modern

Walaupun sangat memperhatikan keaslian retro, C64 Ultimate juga menyambut elemen modern. Dalam hal tampilan, perangkat ini dilengkapi dengan koneksi HDMI yang memungkinkan sambungan langsung ke monitor atau TV terkini.

Untuk konektivitas, tersedia port USB Tipe A dan C yang bisa digunakan untuk menghubungkan keyboard dan perangkat tambahan lainnya. Selain itu, sistem ini mendukung Wi-Fi dan Ethernet untuk instalasi program atau transfer data.

Sebagai tambahan, stik USB yang dibarengi menyimpan lebih dari 50 permainan retro, demo, dan trek musik, termasuk bab baru dari seri terkenal "Jupiter Lander". Fitur ini memberikan kemudahan bagi pengguna untuk langsung bernostalgia tanpa kesulitan konfigurasi.

Sebagai bentuk penghormatan kepada para pengembang, nama-nama mereka terukir pada papan sirkuit untuk setiap edisi yang diproduksi.

Tiga Versi Spesial untuk Kolektor

Commodore C64 Ultimate tersedia dalam tiga edisi desain yang menarik, masing-masing dengan daya tarik tersendiri:

  • Edisi Dasar: Memiliki desain Commodore C64 klasik berwarna krem. Versi ini dijual seharga €255,59.
  • Edisi Starlight: Versi yang lebih mencolok dengan casing transparan dan pencahayaan RGB yang modern. Edisi ini ditawarkan dengan harga €298,19.
  • Edisi Pendiri (Founders Edition): Varian paling eksklusif dan terbatas, dengan hanya 6. 400 unit yang akan diproduksi. Edisi ini terinspirasi versi ulang tahun emas, dengan casing transparan berwarna kuning keemasan dan tombol berlapis emas yang menegaskan keistimewaannya. Harga untuk edisi kolektor ini adalah €425,99.

Tantangan dan Ketersediaan

Meskipun ada semangat dari komunitas, tantangan terbesar yang dihadapi proyek ini adalah mencari dana jangka panjang. Perusahaan saat ini tengah mencari investor agar produksi massal bisa segera dimulai.

Kehadiran kembali C64 dalam bentuk "Ultimate" menunjukkan semakin tingginya minat saat ini terhadap pengalaman klasik yang sebenarnya, di mana kestabilan teknis bersatu dengan nilai budaya. Komputer ini mengajak kita untuk mengenang masa di mana hambatan teknis justru mendorong inovasi dan keunikan. (GearNews/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya