Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Di Bawah Turki, Kerak Bumi Tenggelam secara Misterius

Cornelius Juan Prawira
21/11/2025 23:10
Di Bawah Turki, Kerak Bumi Tenggelam secara Misterius
Ilustrasi fenomena geologi(Doc Pngtree)

PARA ilmuwan geosains baru-baru ini mengonfirmasi adanya fenomena geologi yang luar biasa dan misterius di bawah wilayah Anatolia Tengah, Turki.

Kerak benua di wilayah tersebut dilaporkan tidak hanya bergerak, tetapi secara harfiah sedang 'menetes' atau 'tenggelam' (dripping) ke dalam perut Bumi, sebuah proses yang telah berlangsung jutaan tahun.

Penemuan ini, yang diungkap melalui studi mendalam, memberikan pemahaman baru tentang dinamika yang sangat kompleks di bawah permukaan planet kita.

Di bawah Anatolia Tengah

Fenomena 'menetes' ini terjadi ketika bagian bawah kerak benua, yang biasanya lebih kaku dan ringan, mengalami pemisahan. Bagian yang lebih padat dan berat di bawah kerak tersebut mulai melunak, memisahkan diri, dan kemudian tenggelam ke dalam lapisan mantel Bumi yang lebih panas dan kental. 

Proses ini menciptakan efek seperti 'tetesan' atau 'tenggelam' secara vertikal, menyerupai tetesan sirup madu yang jatuh. Penurunan misterius ini, yang berlangsung lambat selama jutaan tahun, terus membentuk geologi permukaan Turki.

Penemuan ini tidak didasarkan pada pengamatan langsung, melainkan melalui pemodelan komputasi yang canggih dan analisis tomografi seismik. Para geoscientist menggunakan data dari gempa bumi dan gelombang seismik untuk menciptakan gambar 3D dari struktur bawah tanah.

Model tersebut menunjukkan adanya anomali material padat yang tidak biasa di lapisan mantel yang berada tepat di bawah Anatolia, yang konsisten dengan material kerak bumi yang sedang tenggelam.

Bukti geologis lainnya, seperti pola batuan dan pegunungan, diyakini terbentuk sebagai konsekuensi langsung dari proses 'tetesan' kerak ini.

Dampak fenomena kerak tenggelam

Fenomena kerak tenggelam ini memiliki signifikansi besar dalam ilmu geologi:

  • Pembentukan pegunungan: Proses 'menetes' ini diyakini berperan dalam pembentukan Pegunungan Taurus di Turki. Saat kerak bawah tenggelam, material yang lebih ringan di atasnya dapat terangkat dan terlipat, menciptakan pegunungan.
  • Dinamika lempeng: Penemuan ini memberikan bukti baru bahwa dinamika kerak Bumi tidak selalu terbatas pada pergerakan horizontal lempeng tektonik (subduksi konvensional), tetapi juga melibatkan proses vertikal yang masif di bagian dalam benua. Ini menunjukkan bahwa kerak benua bisa lebih dinamis dan lentur daripada yang diperkirakan sebelumnya.
  • Ancaman gempa bumi: Meskipun proses ini berlangsung dalam skala waktu geologis, pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana kerak Bumi berperilaku di bawah Turki sangat penting. Wilayah ini merupakan salah satu zona paling aktif gempa bumi di dunia.

Sumber: phys.org, sciencealert.com, earth.com, artsci.utoronto.ca, livescience.com



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya