Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah kesibukan kita, memilih kalender digital yang pas akan membantu keseharian kita. Sebagian orang memilih Google Calendar, tapi mereka yang hidup di lingkungan kerja korporat, Outlook Calendar.
Dua kalender ini hadir dengan karakter berbeda. Google Calendar adalah bagian integral dari Google Workspace yang unggul dalam kecepatan, kolaborasi real-time, dan antarmuka berbasis web yang ringan.
Outlook Calendar adalah inti dari Microsoft 365, yang sangat terintegrasi dengan perangkat lunak kantor tradisional seperti Word dan Excel. Aplikasi yang ideal bagi lingkungan perusahaan yang masih sangat bergantung pada desktop dan email sebagai pusat komunikasi.
Google Calendar dikenal karena kesederhanaannya dan kemampuan cross-platform yang mulus. Kalender ini memungkinkan pengguna untuk membuat acara dan mengirim undangan kepada pengguna non-Gmail dengan cepat, melalui fitur seperti "Waktu yang Disarankan" untuk penjadwalan meeting. Antarmuka Google Calendar dirancang bersih, minimalis, dan mobile-friendly, serta memiliki sinkronisasi yang cepat dan real-time; ideal untuk kolaborasi tim berbasis cloud.
Sebaliknya, Microsoft Outlook Calendar menawarkan fitur dalam satu jendela dengan email dan kontak. Outlook unggul dalam fitur sharing yang detail di lingkungan (kelompok, perusahaan, atau komunitas) seperti melihat ketersediaan ruang rapat, dan integrasi mendalam dengan Exchange Server. Meskipun kini tersedia versi web, banyak pengguna profesional masih lebih memilih aplikasi desktop Outlook yang memiliki antarmuka lebih padat. Secara fungsional, Outlook sangat kuat dan stabil untuk organisasi besar karena terikat pada lingkungan Exchange.
Adapun dari sisi ketersediaan dan biaya, Google Calendar dapat digunakan secara gratis untuk akun pribadi, meskipun membutuhkan langganan berbayar dalam paket Google Workspace untuk fitur perusahaan yang lengkap.
Sementara itu, Microsoft Outlook Calendar sebagian besar terikat pada langganan berbayar Microsoft 365. Pilihan kalender terbaik sangat bergantung pada lingkungan kerja Anda, Pilih Google Calendar jika Anda adalah pengguna individu, bagian dari tim start-up atau akademis, karena memprioritaskan kecepatan dan kolaborasi cloud.
Sebaliknya, Anda dapat memilih Microsoft Outlook Calendar jika Anda bekerja di lingkungan perusahaan besar, sangat bergantung pada email, dan terikat pada ekosistem Microsoft 365. Pada akhirnya, kalender yang terbaik adalah yang paling terintegrasi dengan seluruh alur kerja. (google/thrive/kuncihost/syncthemcalendars/Z-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved