Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Kamu pernah mengeluh soal pesanan yang belum datang ke customer service (CS) di aplikasi toko daring? Atau memastikan soal penawaran promo dari aplikasi, juga lewat obrolan dengan petugas CS. Lazimnya mereka diberi nama, biasanya nama perempuan.
Ya, sang petugas yang siap menjawab pada pukul dua dini hari itu, mayoritas adalah asisten virtual yang dioperasikan dengan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Pada tahapan tertentu, mungkin saja petugas manusia akan turun tangan pada tingkatan keluhan yang lebih kompleks, namun lazimnya AI yang berada di garda terdepan.
Bukan cuma dimanfaatkan untuk mengelola komunikasi dengan pelanggan, AI juga telah dimanfaatkan dalam sistem keamanan data, hingga mengkreasikan pengembangan fitur-fitur baru. AI membantu pengembang melakukan generate kode menggunakan bahasa manusia. Para pengembang kemudian melakukan pengecekan terhadap kode yang dihasilkan AI. Dengan begitu, tim pengembang bisa fokus melakukan pengembangan yang lebh mutakhir.
Paparan tentang implementasi AI yang kini telah menjadi bagian dari keseharian perusahaan-perusahaan berbasis digital itu akan dipaparkan oleh Chief Technology Officer DANA Indonesia Norman Sasono. Pimpinan perusahaan dompet digital itu akan berbicara dalam Intikom LeadX Conference 2025 dengan topik Leveraging AI for Business Productivity and Data Resilience pada Selasa, 19 Agustus 2025 di Jakarta.
Selain itu, akan berbicara pula CEO dan pendiri DCI Indonesia Otto Toto Sugiri. Pengusaha yang diberitakan memiliki kekayaan Rp113 triliun ini dikenal sebagai pionir bisnis pusat data di Tanah Air hingga dijuluki "Bill Gates Indonesia" dalam mengembangkan infrastruktur digital nasional.
Hadir pula Senior Executive Vice President Group Strategic Information Technology Bank Central Asia David Formula. Sebelumnya, David sempat mengungkapkan serangan siber terhadap jaringan atau sistem perbankan terus mengalami peningkatan. BCA mencatat sepanjang 2024 terjadi hingga empat miliar serangan siber.
"Angka itu menunjukkan adanya lonjakan jumlah serangan siber jika dibandingkan data pada 2023 yang tercatat sekitar 1,9 miliar serangan. Nah, semakin lama itu semakin naik, bisa sampai 3-4 miliar,” ucap David dalam acara diskusi mengenai kejahatan siber di Tangerang, pada Sabtu, 22 Februari 2025.
Dari sektor regulator, akan berbicara Direktur Keamanan Siber dan Sandi Negara untuk sektor Keuangan, Perdagangan, dan Pariwisata di Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Edit Prima. Edit akan mengungkapkan upaya BSSN melibatkan pengembangan dan penerapan strategi untuk melindungi sektor-sektor yang ditanganinya dari serangan siber dan memastikan ketahanan mereka terhadap ancaman digital.
Edit juga berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk lembaga pemerintah dan perusahaan sektor swasta, untuk meningkatkan langkah-langkah keamanan siber dan mempromosikan lingkungan digital yang aman.
“Melalui forum ini, kami ingin menghadirkan ruang diskusi yang membangun, di mana ide dan pengalaman dapat dipertukarkan untuk menciptakan masa depan bisnis yang produktif, aman, dan tangguh. Kami akan mendiskusikan dengan berbagai perspektif yaitu bisnis, teknologi, keamanan, dan regulasi,” ujar CEO Intikom Berlian Mustika Agus Susanto.
Intikom adalah perusahaan penyedia jasa pengembangan aplikasi, operasional ATM, hingga perangkat keras dengan.
Agus menjelaskan, AI terus berevolusi dari semula sekadar teknologi pendukung menjadi salah satu pilar utama transformasi bisnis. AI membantu perusahaan mengotomatisasi proses yang kompleks, memprediksi tren pasar, memberikan rekomendasi berbasis data, hingga menciptakan pengalaman pelanggan yang lebih personal.
Kemampuan AI memproses dan menganalisis data dalam jumlah masif dalam waktu singkat, lanjut Agus, telah mendorong percepatan pengambilan keputusan dan efisiensi operasional di tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya. Namun, di balik peluang yang begitu besar, penerapan AI juga membawa tantangan yang tidak kalah penting. Semakin banyak data yang dikelola, semakin tinggi pula risiko terhadap keamanan informasi dan privasi.
Agus memaparkan tantangan implementasi AI mulai infrastruktur digital yang belum matang, kebijakan tata kelola data yang lemah, hingga potensi bias algoritma menjadi isu-isu yang perlu diantisipasi. "Pertanyaannya kini bukan hanya bagaimana memanfaatkan AI untuk meningkatkan produktivitas, tetapi juga bagaimana melakukannya secara aman, etis, dan berkelanjutan," kata Agus. (X-8)
OJK mencatat lebih dari 370 ribu laporan penipuan transaksi keuangan sepanjang Januari–November 2025, dengan potensi kerugian mencapai Rp8,2 triliun.
OJK siap untuk berkontribusi dan menjadi bagian dari pencegahan kejahatan siber pada sektor jasa keuangan, dan diharapkan kerja sama ini dapat berjalan sesuai fungsinya
Tak hanya itu, keberhasilan ini membuktikan Tangsel terus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi informasi.
Pusat Pengembangan SDM Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menggelar workshop Gamifikasi Media Pembelajaran bertema Cybersecurity menggunakan Roblox Studio.
KEBERHASILAN ekonomi digital Indonesia sangat bergantung pada kesiapan keamanan siber di seluruh sektor.
Para taruna-taruni sebagai calon insan siber masa depan didorong untuk memahami pentingnya integritas dan tanggung jawab publik
Inilah saatnya kamu berkenalan dengan salah satu kunci penting di dunia bisnis yang sering dilupakan, yakni customer insight.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved