Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PERKARA pelecehan seksual kini makin merebak dan seringkali menjadi isu yang viral di media sosial. Tidak hanya orang dewasa tetapi hal ini turut menimpa anak-anak. Dengan demikian, pentingnya edukasi kepada masyarakat terkait bentuk dan jenis pelecehan seksual di ruang digital agar para korban sadar bahwa hal yang terjadi kepada dirinya termasuk ke dalam kategori pelecehan seksual.
Hal itu mengemuka dalam webinar bertajuk “Jaga Dirimu dari Pelecehan Seksual di Ruang Digital” di Makassar, Sulawesi Selatan, yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi
Dosen PKTTYME Universitas Tujuh Belas Agustus Semarang Andhika Nanda Perdhana menjelaskan, sesuatu hal dapat dikatakan sebagai pelecehan seksual apabila tindakan-tindakan yang berkaitan dengan kebutuhan seksual tidak dilakukan atas dasar kesukarelaan sehingga menimbulkan permasalahan dan keresahan.
Tidak hanya itu Andhika turut menuturkan bentuk dan jenis pelecehan seksual di ruang digital, diantaranya yaitu cyber stalking, cyber harassment, sexting, non-consensual dissemination of intimate images, body shaming, dan scammer.
“Penting untuk mengenali berbagai bentuk pelecehan-pelecehan seksual di ruang digital agar dapat segera melaporkan apabila seseorang menyadari dirinya tengah menjadi korban dari tindakan pelecehan seksual di ruang digital,” ujar Andhika.
Dosen Fakultas Psikologi Universitas YARSI Nuri Sadida mengungkapkan, dampak pelecehan seksual bagi korban, baik secara kesehatan fisik dan mental maupun kehidupan sehari-hari, salah satu yang memengaruhi kehidupan sehari-hari yakni seperti menarik diri dari pergaulan.
Terdapat juga dampak yang ditimbulkan bagi pelakunya meliputi terganggunya konsentrasi, menormalisasi tindakan kekerasan seksual, dan mengganggu kualitas hubungan dengan orang-orang terdekat.
Baca juga : Developer Indonesia Mampu Kembangkan Inovasi Teknologi Blockchain
“Faktor yang mempengaruhi besarnya dampak pelecehan seksual digital adalah sebagai berikut. Pertama, perbedaan gender, dimana dampak terhadap perempuan lebih besar jika dibandingkan dengan laki-laki. Kedua, karakteristik permisif. Ketiga, frekuensi terpapar stimulus seksual online. Terakhir, kualitas kedekatan hubungan dan frekuensi interaksi pelaku dan korban," kata Nuri.
Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Pejuang Republik Indonesia Husnul Hidayah menekankan apabila modus grooming kebanyakan memakan korban anak-anak di bawah umur. Modus yang dilakukan adalah pelaku menggunakan akun palsu dengan mengatasnamakan orang yang familiar dengan korban lalu ia sering menarik simpati dan perhatian dari korban.
Setelah hubungan keduanya sudah dekat, pelaku mulai beraksi dengan meminta foto atau video cabul dengan cara yang sopan maupun penuh ancaman.
“Agar dapat melawan pelecehan seksual di era digital, pengguna media digital harus lebih berani speak up apabila mengalami tindak pelecehan seksual, harus memahami cara berinternet dengan aman, melindungi privasi diri sendiri dan menghindari konten yang berkaitan dengan pornografi,” pesannya.
Dengan hadirnya program Gerakan Nasional Literasi Digital oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI diharapkan dapat mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif.
Kegiatan itu khususnya ditujukan bagi para komunitas di wilayah Sulawesi dan sekitarnya yang tidak hanya bertujuan untuk menciptakan Komunitas Cerdas, tetapi juga membantu mempersiapkan sumber daya manusia yang lebih unggul dalam memanfaatkan internet secara positif, kritis, dan kreatif di era industri 4.0.
Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama GNLD Siberkreasi juga terus menjalankan program Indonesia Makin Cakap Digital melalui kegiatan-kegiatan literasi digital yang disesuaikan pada kebutuhan masyarakat. (RO/OL-7)
Banyak orang sudah membuktikan bisa dapat penghasilan tanpa harus nunggu keterima kerja kantoran. Kuncinya bukan instan, tapi tahu jalur yang masuk akal dan mau konsisten jalani prosesnya.
Melalui BRImo, nasabah BRI bisa melakukan pembayaran TV kabel dan internet dengan cepat, aman, dan bahkan lebih hemat berkat promo cashback menarik.
Pemerintah mengingatkan orangtua agar tidak melepas anak-anak ke dunia maya tanpa bekal pemahaman yang cukup mengenai konten yang mereka konsumsi beserta konsekuensinya.
Tantangan ruang digital bagi anak-anak di Indonesia kini telah bergeser dari sekadar konten negatif menuju ancaman yang bersifat personal dan sulit terdeteksi.
Satelit Nusantara Lima (SNL/N5) resmi mencapai orbit geostasioner di 113 derajat bujur timur pada ketinggian sekitar 35.786 kilometer di atas permukaan Bumi.
Dalam kaitannya dengan AI, UU PDP berfungsi sebagai pedoman atau rulebook yang harus dipatuhi.
Menkomdigi Meutya Hafid menegaskan pers harus menjaga kepercayaan publik di tengah disinformasi dan AI. Kolaborasi media, pemerintah, dan platform digital jadi kunci ruang informasi sehat.
Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana menggelar edukasi Pemasaran dan Digital Branding bagi UMKM untuk siswa SMA Negeri 1 Jatiluhur.
Penulis KBM App manfaatkan teknologi AI sebagai asisten pribadi di Korea Selatan, mulai dari deteksi kandungan halal hingga terjemahan bahasa Hangeul secara real-time.
LITERASI digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga dengan kecakapan memahami dan mengkritisi narasi yang beredar di ruang digital.
Penguatan literasi digital merupakan investasi strategis jangka panjang bagi masa depan bangsa.
Rata-rata orang Amerika mengecek HP 140 kali sehari. Pakar kognitif sarankan teknik Deep Reading untuk lawan misinformasi dan stres akibat doomscrolling.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved