Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
DI era teknologi digital, banyak profesi baru bermunculan terutama di kalangan generasi milenial. Dengan mengandalkan teknologi yang memanfaatkan handphone dan tersambung internet, mereka sudah bisa menghasilkan uang puluhan hingga ratusan juta rupiah per bulannya.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya pertumbuhan dua digit sebesar 10,58% di sektor teknologi informasi komunikasi (TIK) pada 2020 yang dihasilkan oleh transisi cepat dari solusi tradisional ke digital. Selain itu, didukung permintaan yang besar dari layanan telekomunikasi dan gadget.
Salah satu milenial yang memanfaatkan teknologi adalah Muhammad Lanang Cikal Narendra atau yang akrab disapa Lanang Cikal. Anak muda asal Bangka yang lahir pada Mei 1999 ini berupaya memanfaatkan teknologi untuk mendapatkan penghasilan menguntungkan di masa pandemi saat ini.
Lanang Cikal membuat Lord Capital yaitu platform edukasi trading yang saat ini sudah memiliki member hingga ribuan orang. Platform tersebut dibuat untuk memberikan edukasi kepada para trader.
“Semua yang saya dapatkan tentunya tidak mudah, ada banyak kegagalan juga yang saya perbuat. Maka itu untuk menghindari kegagalan saya memberikan edukasi kepada followers saya di Instagram @lanangcikall agar mereka mempelajari pengalaman saya,” tutur Lanang.
“Menurut saya tidak ada yang tidak mungkin, dulu saya hanya berandai-andai memiliki mobil ataupun motor, sekarang saya mampu membelinya semua sendiri, kuncinya adalah fokus dan konsisten apa yang kita kerjakan,” ujarnya.
Lanan bercerita awalnya ingin berkarier menjadi seorang pembalap dengan segudang prestasi. Ia ingin menjadi dokter, menjadi pengusaha dan memiliki banyak bisnis, hingga sekarang jadi seorang trader yang memiliki penghasilan dengan fleksibilitas waktu.
“Saya dulu awalnya menyukai dunia balap, kemudian saya harus kuliah kedokteran, namun makin lama saya mencintai dunia usaha, saya membuat bisnis mulai dari jualan sepatu, toko handphone, kuliner, hingga memiliki kos-kosan. Semua bisnis itu saya buat dari memutarkan uang berkat dunia trading,” paparnya.
“Awal mengenal dunia trading lantaran saya ingin mencari pekerjaan dengan fleksibilitas waktu, bisa dikerjakan dimana saja, bisa bebas memutuskan bekerja dan liburan, dan tanpa tekanan dari atasan,” kata Lanang.
“Maka saya tekuni dunia ini, awalnya modal saya hanya Rp500 ribu gunakan untuk belajar, hingga saat ini perputaran dari dunia trading saya alhamdulillah sudah mencapai ratusan juta rupiah,” tutupnya.
Kini selain menjadi trader, dia sebagai pemilik Sei Sapiku Solo di dunia kuliner, Ibros Store, dan jualan sepatu di dunia retail, serta Omah Turu yaitu kos-kosan di industri properti. (RO/OL-09)
Bagi Gen Z dan milenial, kost bukan lagi sekadar tempat tinggal sementara. Hunian sudah menjadi bagian dari gaya hidup dan rutinitas harian.
Ingin melancong ke Uni Emirat Arab? Ini 7 destinasi yang cocok bagi Gen Z dan Milenial yang ingin berkunjung ke Dubai.
Wisatawan Indonesia terus menunjukkan antusiasme untuk bepergian, akan tetapi setiap generasi memiliki cara berwisata dan mencari pengalaman baru yang berbeda.
Remaja masa kini sulit lepas dari ponsel, bahkan di pesta ulang tahun. Simak ide pesta nostalgia tanpa layar yang bisa membuat mereka kembali menikmati kebersamaan.
Riset ini mengungkap perbedaan mencolok dalam cara Gen X dan Millennial mengelola pendidikan, kesejahteraan emosional, pengeluaran, dan waktu bersama keluarga.
Banyak anak muda memilih menggunakan uang untuk hal-hal yang dirasa dapat membuat mereka melupakan tekanan hidup, misalnya dengan belanja online.
Banyak orang sudah membuktikan bisa dapat penghasilan tanpa harus nunggu keterima kerja kantoran. Kuncinya bukan instan, tapi tahu jalur yang masuk akal dan mau konsisten jalani prosesnya.
Melalui BRImo, nasabah BRI bisa melakukan pembayaran TV kabel dan internet dengan cepat, aman, dan bahkan lebih hemat berkat promo cashback menarik.
Pemerintah mengingatkan orangtua agar tidak melepas anak-anak ke dunia maya tanpa bekal pemahaman yang cukup mengenai konten yang mereka konsumsi beserta konsekuensinya.
Tantangan ruang digital bagi anak-anak di Indonesia kini telah bergeser dari sekadar konten negatif menuju ancaman yang bersifat personal dan sulit terdeteksi.
Satelit Nusantara Lima (SNL/N5) resmi mencapai orbit geostasioner di 113 derajat bujur timur pada ketinggian sekitar 35.786 kilometer di atas permukaan Bumi.
Dalam kaitannya dengan AI, UU PDP berfungsi sebagai pedoman atau rulebook yang harus dipatuhi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved