Senin 17 Mei 2021, 19:35 WIB

Genjot Digitalisasi, Ratusan Ribu UMKM Gabung di Tokotalk

mediaindonesia.com | Teknologi
Genjot Digitalisasi, Ratusan Ribu UMKM Gabung di Tokotalk

Ist
Sebuah perusahaan start-up yang concern membantu pelaku usaha membuat toko online melalui website TokoTalk.

USAHA Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu kunci pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah UMKM mencapai 64 juta.

Angka tersebut mencapai 99,9% dari keseluruhan usaha yang beroperasi di Indonesia. Hal ini membuat geliat UMKM sangat berpengaruh bagi ekonomi nasional.

Pertumbuhan UMKM seiring berjalannya waktu memiliki tren terus naik hingga 2020. Pandemi Covid-19 menjadi faktor yang membuat pertumbuhan ekonomi lesu.

Melihat kondisi ini, pemerintah kemudian membuat sejumlah stimulus untuk menggerakan kembali sektor ekonomi mikro, salah satunya dengan mendorong digitalisasi UMKM.

Menurut data Kadin DKI Jakarta, saat ini, hanya sekitar 8 juta UMKM yang memilih menggunakan platform digital. Upaya mendorong digitalisasi UMKM menjadi salah satu ‘obat mujarab’ menumbuhkan ekonomi mikro.

Bukan tanpa alasan, pandemi Covid-19 dinilai menurunkan daya beli masyarakat dan membuat sebagian masyarakat beralih melakukan transaksi secara digital akibat sejumlah kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat yang diterapkan pemerintah selama pandemi.

Evan Januli ,Head of Marketing PT Codebrick Indonesia, sebuah perusahaan rintisan yang concern membantu pelaku usaha membuat toko online melalui website TokoTalk, melihat digitalisasi UMKM sangat diperlukan agar pelaku usaha bisa bertahan di tengah pandemi.

Pihaknya melalui TokoTalk, telah membantu ratusan ribu UMKM untuk bersaing di era digital dengan menyediakan platform membuat website toko online secara gratis.

Dari data yang dimilikinya, saat ini lebih dari 540.000 pelaku usaha terdaftar dan membuat toko online secara gratis menggunakan TokoTalk. Melihat antusiasme ini, pihaknya akan terus berupaya meningkatkan kualitas produk dan inovasi tepat guna bagi para pelaku usaha untuk melebarkan pangsa pasar.

"Dengan bergabungnya lebih dari 540.000 pelaku usaha yang terdaftar, merupakan bukti bahwa penjualan mereka terbantu dengan toko online dengan fitur-fitur yang tersedia di TokoTalk,” jelasnya.

“ Geliat pelaku usaha untuk bersaing di dunia digital akan terus bertambah dan kami selalu berupaya terus meningkatkan produk dan inovasi yang tepat guna kepada mereka." ungkap Evan melalui keterangan tertulisnya, Senin (17/5).

Sejauh ini Evan menuturkan TokoTalk dinilai menjadi solusi praktis untuk membuat toko online sebagai upaya memperluas pasar penjualan melalui teknologi digital. Terlebih, dengan adanya fitur pembayaran menggunakan e-payment yang memudahkan transaksi antara penjual dan pembeli.

"TokoTalk dilihat oleh mereka (para pelaku usaha) sebagai solusi praktis untuk merambah penjualan secara luas di dunia digital. Ditambah dengan tersedianya fitur baru Shopeepay yang akan aktif kembali di akhir Mei 2021, semakin mempermudah para seller untuk menjaring customer yang terbiasa bertransaksi melalui marketplace," pungkas Evan. (RO/OL-09)

Baca Juga

Antara/HO/PUBG Mobile

PUBG Mobile dan Line Friends Jalin Kerja Sama

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 22 Juni 2021, 08:40 WIB
Karakter Line Friends seperti Brown, Cony, dan Sally akan tersedia dalam bentuk item bertema yang hanya bisa didapatkan dalam waktu...
Dok. Zipmex

Koin DOGE Resmi Diperdagangkan di Platform Zipmex

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Senin 21 Juni 2021, 22:45 WIB
Koin digital yang tadinya hanya menjadi candaan di kalangan pegiat aset kripto tersebut kini menjadi aset kripto dengan kapitalisasi pasar...
Dok.MI/Ilustrasi

Agar 5G Optimal, Pemerintah Diminta Siapkan Frekuensi Millimeter Waves

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 21 Juni 2021, 15:39 WIB
Ketua Forum 5G Indonesia, Sigit Puspito Wigati Jarot, mengatakan operator harus berani mengeksplor bisnis model 5G untuk melengkapi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Jakarta sedang tidak Baik-Baik Saja

SEPEKAN ini warga Ibu Kota mengalami kecemasan akibat meningkatnya kembali kasus positif covid-19 secara signifikan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya