Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH perempuan Indonesia yang mengakses internet lebih rendah jika dibandingkan dengan jumlah laki-laki. Penelitian yang dilakukan Google Indonesia itu dilakukan pada awal 2017, yang melibatkan 900 laki-laki dan perempuan di seluruh Indonesia.
Menurut Head of Marketing Google Indonesia, Veronica Utami, lebih dari setengah responden perempuan mengatakan mereka tidak menemukan yang mereka butuhkan (53%). Penelitian tersebut merupakan bagian dari inisiatif Womenwill yang merupakan inisiatif Google untuk memberdayakan perempuan dengan berbisnis online.
Berdasarkan penelitian, 61% perempuan pengguna internet ingin bekerja, tetapi hanya 56% laki-laki yang mengizinkan istrinya bekerja penuh waktu. Oleh karena itu, sebanyak 39% perempuan tertarik untuk berwira usaha dan 53% perempuan wirausaha berkeinginan belajar online. Ini sejalan dengan salah satu tujuan penelitian, yaitu agar perempuan Indonesia berinteraksi dengan internet dan belajar dengan internet.
Menariknya, konten yang ingin dipelajari antara perempuan dan laki-laki sangat berbeda. Tiga topik teratas konten yang ingin dipelajari perempuan adalah kecantikan, fesyen dan kesehatan, ilmu pengetahuan, dan nutrisi. Sementara itu, untuk laki-laki tiga topik teratas adalah bisnis, teknik, dan teknologi informasi. (Antara/Grt/L-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved