Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Waktu terbaik melihatnya adalah setelah tengah malam tiba. Aktivitasnya akan sangat tinggi menjelang datangnya waktu subuh. Cari lokasi yang gelap tanpa ada polusi cahaya.
Astronom Gianluca Masi tangkap foto langka. Komet Lemmon tampak diselimuti jejak meteor spiral.
Langit malam pekan ini akan dihiasi fenomena langka nan menawan: Hujan Meteor Orionid. Puncaknya terjadi pada malam 21–22 Oktober 2025, ketika puluhan meteor dari sisa Komet Halley akan melesat cepat di langit yang gelap sempurna tanpa gangguan cahaya Bulan.
Fenomena langit spektakuler akan kembali menghiasi angkasa malam. Hujan meteor Orionid, yang dikenal sebagai salah satu hujan meteor paling konsisten setiap tahunnya.
Fenomena langit langka terjadi 20–21 Oktober 2025: hujan meteor Orionid berpuncak, dua komet baru bersinar terang, dan bulan baru menjadikan langit sempurna gelap.
Walaupun jumlah meteor yang terlihat per jam (ZHR) tidak setinggi Geminids, Orionid tetap menghadirkan pemandangan yang menakjubkan.
Oktober 2025 jadi bulan penuh pesta kosmik dengan beragam fenomena langit setiap malam.
Bulan Oktober 2025 menghadirkan beragam fenomena langit yang memukau. Mulai dari supermoon, hujan meteor Orionid, hingga konjungsi planet yang indah, langit malam akan penuh atraksi.
Puncak hujan meteor ini diperkirakan terjadi pada 00.00 UTC atau pukul 07.00 WIB, Selasa (21/10). Namun, momen terbaik untuk mengamatinya adalah sejak lewat tengah malam
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved