Sabtu 27 Mei 2017, 15:22 WIB

Kaya dengan Bersyukur

Quraish Shihab | TAFSIR AL-MISHBAH
Kaya dengan Bersyukur
 

CENDEKIAWAN muslim Quraish Shihab, dalam Tafsir Al-Mishbah episode kedua di Metro TV membahas Surah Luqman ayat 12-19.

Surah ini bercerita pentingnya rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT.

Luqman, menurut mayoritas ulama, bukanlah seorang nabi. Bahkan ada yang menganggapnya sebagai budak.

Namun, Luqman memperoleh anugerah Allah berupa hikmah.

Di antara hikmah yang diamalkan Luqman ialah rasa syukur kepada Allah SWT.

Quraish menjelaskan tiga unsur yang mencakup munculnya rasa syukur.

Pertama, hati seseorang harus menyadari bahwa nikmat yang ia terima bersumber dari Allah.

Kesyukuran hati akan mendorong lidah, sebagai unsur kedua, untuk mengucap syukur.

Ketiga, rasa syukur akan tecermin pada amal perbuatan.

"Jadi, syukur itu hati, lidah, dan menggunakan anugerah itu sesuai dengan tujuan. Siapa pun yang bersyukur kepada Allah, maka manfaat kesyukuran akan kembali kepada dirinya sendiri," kata Quraish.

Rasa syukur, lanjutnya, juga akan menambah rasa nikmat atas anugerah yang diberikan Allah.

Quraish menyebutkan sejatinya manusia yang kaya bukanlah mereka yang bergelimang harta, justru mereka yang kebutuhannya semakin berkurang.

Di dalam Alquran melalui surat Luqman, Allah juga memerintahkan untuk tidak melakukan kezaliman.

Bentuk zalim yang paling besar sebagaimana Luqman menasihati anaknya ialah mempersekutukan Allah.

"Sesungguhnya mempersekutukan Allah itu ialah kezaliman yang besar," ujar Quraish.

Cermin perbuatan zalim dalam bentuk yang kecil pun, kata Quraish, dapat tergambar di dalam keseharian manusia.

Zalim, menurutnya, menempatkan sesuatu tidak pada tempatnya.

Anak semestinya menghormati kedua orangtuanya, terutama sang ibu.

Sayangnya, Quraish menilai, dalam hubungan antara orangtua dan anak, banyak pula orangtua yang salah paham.

Mereka mencintai anaknya, tetapi memaksakan kehendak agar si anak menjadi seperti mereka.

Padahal, anak pun memiliki hak untuk memilih apa yang dianggapnya sesuai dengan tuntunan agamanya atau pengembangan dirinya. (Nic/H-5)

Baca Juga

MI/Seno

Kisah Nabi Musa Melawan Firaun

👤Quraish Shihab 🕔Kamis 31 Maret 2022, 18:30 WIB
TAFSIR Al Mishbah kali ini membahas Alquran Surah Al Ghafir mulai ayat 23. Dalam surah ini dikisahkan upaya Nabi Musa AS melawan penguasa...
MI.Seno

Arti Jihad Sesungguhnya

👤Quraish Shihab 🕔Rabu 12 Mei 2021, 05:15 WIB
TAFSIR Al-Mishbah pada episode kali ini masih melanjutkan pembahasan surah At-Tahrim ayat 9 sampai...
MI/Seno

Larangan Mengharamkan yang Halal

👤Quraish Shihab 🕔Selasa 11 Mei 2021, 02:00 WIB
SURAH At-Tahrim dinamai demikian karena karena pada awal surat ini terdapat kata tuharrim yang kata asalnya...

RENUNGAN RAMADAN

CAHAYA HATI


JADWAL IMSAKIYAH
Sabtu, 28 Mei 2022 / Ramadan 1443 H
Wilayah Jakarta dan Sekitarnya
Imsyak : WIB
Subuh : WIB
Terbit : WIB
Dzuhur : WIB
Ashar : WIB
Maghrib : WIB
Isya : WIB

PERNIK RAMADAN