Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
PELAKSANAAN program dana desa mulai menunjukkan geliat. Meski belum terlihat signifikan, perputaran roda ekonomi di desa mulai bergerak setelah masuknya dana ke desa-desa.
Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaaan Masyarakat Desa (PPMD) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Ahmad Erani Yustika menjelaskan tahun ini impak dari dana desa terhadap produk domestik bruto (PDB) sekitar 0,09%, sedangkan kontribusi untuk pertumbuhan ekonomi sekitar 0,041%.
“Memang saat ini pengaruhnya masih kecil untuk kedua indikator itu. Namun, hal itu berbeda jauh dalam kaitannya dengan penciptaan lapangan kerja di desa,” terang Erani di Kabupaten Pali, Sumatra Selatan, Kamis (5/5).
Ia menjelaskan, meski kontribusi terhadap PDB dan pertumbuhan ekonomi masih kecil, kontribusi dana desa untuk penciptaan lapangan kerja cukup tinggi.
Lapangan kerja yang tercipta dari pembangunan infrastruktur untuk 3-5 bulan bisa mencapai 1,8 juta orang. Di lain hal, kegiatan ekonomi yang relatif permanen bisa menciptakan 450 ribu lapangan kerja.
Secara total, lapangan pekerjaan yang tercipta dengan adanya dana desa sekitar 2,3 juta lapangan kerja di tahun ini. Namun, angka tersebut didapat dengan beberapa asumsi tertentu, misalnya penggunaan 60% dana desa di sektor infrastruktur, 30% untuk pembangunan ekonomi, dan 10% sisanya digunakan untuk pelayanan sosial dasar.
Bupati Pali Heri Amalindo mengungkapkan optimismenya membangun wilayahnya dengan dorongan dari dana desa, terutama untuk pembangunan infrastruktur dasar di wilayahnya, seperti jalan, air bersih, dan listrik.
“Saat ini kita jangan lagi berpikir bagaimana mencari pekerjaan, tetapi harus mulai berpikir bagaimana menciptakan lapangan kerja agar banyak orang bisa bekerja kepada kita,” terang Heri.
Kabupaten Pali saat ini memiliki 65 desa dari 6 kecamatan dengan luas wilayah yang hanya 1.846 meter persegi dengan dana desa yang diterima sebesar Rp47,64 miliar. (Dro/E-3)
Ada keterlibatan masyarakat lokal sebagai tenaga profesional dalam mendukung penyelenggaraan acara.
Ia melihat keberhasilan ini menjadi dorongan untuk keberlanjutan untuk roda pemerintahan selanjutnya untuk menghubungkan dua lembaga berbeda, yaitu olahraga dan pariwisata.
F1 Powerboat digelar untuk kedua kali di Indonesia. Kompetisi ini berlangsung di Danau Toba, Sumatra Utara. Panitia menghadirkan Le Minerale sebagai mitra air mineral.
F1 Powerboat (F1H2O) yang digelar di Balige, Sumatra Utara dianggap bisa menciptakan multiplier effect atau efek ganda bagi perekonomian daerah.
RUSTI Wyatt pembalap dari Sharjah Team, akhirnya menjuarai Pertamina Grand Prix of Indonesia F1 Powerboat Danau Toba.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved