PERTEMUAN Real Madrid dan Barcelona bertajuk El Clasico jilid satu, Minggu (22/11) dini hari, dipastikan berisiko tinggi.
Untuk itu, pihak keamanan setempat akan menggandakan jumlah polisi yang berjaga selama pertandingan di Santiago Bernabeu tersebut.
Langkah itu dilakukan sebagai antisipasi adanya teror seperti yang terjadi di Paris, Prancis, Jumat (13/11) malam.
Setidaknya terdapat 1.000 personel dari kepolisian nasional ditambah 1.400 lainnya yang terdiri atas keamanan pribadi, polisi lokal, staf medis, dan pemadam kebakaran.
"Kami akan memastikan tingkat pengamanan diintensifkan dengan menggandakan aparat yang berjaga di dalam dan sekitar stadion," kata Sekretaris Negara Bidang Keamanan Fernando Martinez.
Keputusan itu diambil dalam rapat luar biasa yang digelar oleh pemerintah Spanyol, Rabu (18/11) malam waktu setempat.
Meskipun demikian, Martinez meminta seluruh suporter yang datang ke stadion untuk tidak panik dan menikmati pertandingan seperti biasa serta memercayakan seluruh prosedur keamanan kepada kepolisian.
"Kami harus tetap beraktivitas seperti biasa, tapi tidak melupakan situasi," imbuhnya.
Sebelum rapat luar biasa itu, beredar kabar bahwa El Clasico mungkin dibatalkan mengingat situasi keamanan Eropa yang tengah labil.
Tengah pekan kemarin, tim nasional Spanyol batal beruji coba dengan Belgia karena masalah terorisme.
Bahkan Jerman batal menjamu Belanda di Hannover hanya 1 jam sebelum kick-off karena stadion mendapat ancaman bom.
Namun, di hari yang sama, Inggris sukses menggelar persahabatan dengan Prancis di Wembley dan itulah yang dijadikan patokan oleh Spanyol untuk tetap menggelar El Clasico.
"Kami hanya akan memperketat keamanan," timpal Menteri Dalam Negeri Jorge Fernandez.
Seluruh laga Di Inggris, pengamanan akan diintensifkan bukan hanya di partai-partai akbar.
Pihak kepolisian bekerja sama dengan pengelola Liga Primer telah meminta pengetatan keamanan mulai dari pintu terluar stadion pada setiap pertandingan.
Kepolisian nasional juga sudah mengeluarkan edaran rekomendasi kepada seluruh fansyang akan menonton langsung untuk datang sebelum kick-off.
Pasalnya, pemindaian terhadap barang hingga orang akan lebih detail sehingga memakan waktu lebih lama.
Meskipun demikian, prosedur pengamanan mungkin memang tidak akan seketat di Wembley saat uji coba lalu.
Ketika itu, tentara bersenjata terlihat berpatroli di sekitar stadion untuk pertama kalinya sepanjang ajang sepak bola digelar di Inggris.
Di Prancis, Ligue 1 juga akan kembali bergulir, akhir pekan ini, salah satunya ialah Paris Saint Germain bertandang ke markas Lorient.
Zlatan Ibrahimovich dkk akan mengenakan jersey spesial dengan tulisan 'Je Suis Paris' (Saya ialah Paris) di bawah emblem klub untuk mengenang 129 korban tewas di tragedi itu. (AP/AFP/R-4)