REKOR 100% Cile di Pra-Piala Dunia 2018 akhirnya terhenti di tangan Kolombia. Kemarin, juara Copa America itu tak mampu mempertahankan keunggulan dan akhirnya imbang dengan Kolombia 1-1 dalam laga ketiga kualifikasi zona Amerika Selatan. Bermain di Stadion Nasional, Santiago, gelandang Bayern Muenchen Arturo Vidal terlebih dahulu membuat tuan rumah unggul jelang jeda. Namun, di menit 68, pemain kunci Kolombia James Rodriguez membobol gawang Claudio Bravo sekaligus membuat skor 1-1 sebagai hasil akhir.
Bagi Rodriguez, ini merupakan kado spesial di laga comeback-nya pascacedera. Apalagi, golnya tersebut juga menghentikan rentetan kemenangan Cile dalam tujuh pertandingan beruntun, termasuk di final Copa America ketika mereka menang adu penalti dengan Argentina. Pelatih Cile Jorge Sampaoli mengakui kegigihan anak-anak didik Jose Pekerman menjadi kelebihan yang tidak dimiliki pasukannya di laga kandang itu. Amat terlihat di paruh kedua bahwa Kolombia ngotot mencetak gol balasan, sedangkan timnya lebih santai.
"Hasil ini sangat adil karena Kolombia bermain seolah ini adalah pertandingan terakhir yang menentukan nasib mereka. Di babak kedua, kami merasa kalah segalanya, termasuk dari segi kebugaran," kata Sampaoli. Dengan berbagi poin, Cile tertahan di peringkat kedua klasemen sementara dengan nilai 7. Mereka tak mampu menempel Ekuador yang akhirnya menjadi satu-satunya tim yang selalu menang hingga laga ketiga kualifikasi.
Bagi Kolombia, tambahan satu poin ini belum cukup bagus untuk mengangkat mereka ke empat besar. Kolombia masih berada di tangga kelima dengan empat poin. Brasil menjadi tim paling berpeluang untuk menggeser posisi Kolombia jika menang atas musuh bebuyutan Argentina, Sabtu (14/11) pagi ini. Laga dua kiblat sepak bola dunia itu seharusnya dilangsungkan kemarin, tetapi terpaksa ditunda karena hujan deras mengguyur Estadio Monumental, Buenos Aires.