Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Menuju Penghujung Karier Ibrahimovic

Asni Harismi
14/11/2015 00:00
Menuju Penghujung Karier Ibrahimovic
( (Anders Wiklund / TT via AP))
ZLATAN Ibrahimovic mengindikasikan gantung sepatu jika tim nasional Swedia tidak lolos ke Euro 2016. Untuk itu, ia bersumpah akan habis-habisan saat menjamu Denmark di laga satu play-off, dini hari nanti. "Saya sangat ingin bermain di Euro 2016. Apa saya akan pensiun setelah play-off (jika tidak lolos)? Kita lihat nanti. Pensiun sekarang juga? Tentu tidak. Setelah play-off? Saya tidak tahu," ujar pemain berjuluk Ibrakadabra itu. Jika memang tak ingin pensiun dini, striker berusia 34 tahun itu harus menepis mimpi buruknya sendiri. Meski ketajamannya sudah diakui di berbagai liga, pemain Paris Saint-Germain itu belum pernah sekali pun menjebol gawang the Danes.

Ibra tidak khawatir dengan statistik buruk itu karena optimistis telur akan segera pecah sebelum ia benar-benar gantung sepatu. Mantan pemain Juventus itu juga menepis anggapan bahwa dirinya sudah kehilangan ketajaman seiring usia yang tak lagi muda. "Saya sudah memainkan 11 pertandingan, mencetak sembilan gol, dan lima assist. Statistik ini bahkan lebih baik jika dibandingkan dengan musim lalu," kilah top scorer the Blues-Yellow itu. Dari sisi timnas, Swedia belum pernah menang atas Denmark dalam empat pertemuan teranyar sejak 2007.

Meskipun demikian, mereka sempat stabil di dua laga terakhir beruntun kontra Liechtenstein dan Moldova yang berakhir dengan kemenangan tanpa kebobolan. Sebaliknya, Denmark justru kalah di dua partai belakangan, bahkan tak pernah menang dalam empat laga terakhir kualifikasi. Playmaker Christian Eriksen menekankan lini depan menjadi sektor yang paling perlu diperbaiki setelah hanya mencetak satu gol dalam empat partai itu. Di hari yang sama, Ukraina juga akan menjamu Slovenia di laga satu play-off yang akan digelar di L'viv Arena.

Gol debut
Di Stadion Ullevaal, Oslo, Norwegia dikejutkan Hongaria dengan kekalahan 0-1. Satu-satunya gol tim tamu dicetak Laszlo Kleinheisler pada menit 26 yang merupakan gol pertama di laga debutnya bersama tim nasional senior. Bagi Hongaria, kemenangan itu merupakan yang pertama atas Norwegia dalam 34 tahun terakhir. Catatan tersebut pun menjadi tinta emas bagi Gabor Kiraly yang malam itu memainkan laga ke-100 bagi the National Eleven. Meskipun demikian, kiper berusia 39 tahun tersebut tidak ingin terlena meski unggul gol yang dicetak di kandang lawan.

Hanya berselang tiga hari, pasukan Bernd Storck harus kembali bentrok dengan skuat Per-Mathias Hogmo di leg kedua play-off. Jika mampu mempertahankan keunggulan atau minimal imbang di laga dua, Hongaria akan menjalani turnamen akbar perdana mereka setelah keikutsertaan mereka di Piala Dunia 1986. Bagi Norwegia, peluang ke Prancis tahun depan belum sepenuhnya tertutup. Apalagi, sejarah mengatakan mereka justru lebih berpeluang membalikkan keadaan di laga kedua dengan tak pernah kalah dalam lima duel terbaru kedua tim (tiga imbang, dua menang). Terakhir kali Norwegia berlaga di panggung Eropa ialah pada 2000 lalu. Meski terlempar di fase grup, mereka sempat mengagetkan dunia dengan mengalahkan Spanyol 1-0.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya