KARENA tahu posisinya sedang terancam, Jose Mourinho menemui pemilik Chelsea Roman Abramovich.
Pelatih asal Portugal tersebut meminta waktu untuk memperbaiki tim dan izin merombak skuat pada bursa transfer musim dingin nanti (Januari 2016).
The Sun menulis konglomerat asal Rusia itu mulai ragu dengan kapasitas Mourinho yang sebagai the Special One.
Buktinya, kini muncul nama pelatih Atletico Madrid Diego Simeone yang amat mungkin akan diplot sebagai pelatih musim depan.
Di tengah simpang siur masa depannya, Mourinho ternyata masih percaya diri untuk mengarsiteki the Blues.
Ia bahkan ingin membuang pemain yang ia nilai sebagai sumber masalah atas buruknya performa Chelsea.
Di antaranya John Terry, Branislav Ivanovic, Obi Mikel, dan Ramires.
"Dia ingin terlibat di bursa transfer Januari nanti untuk membuang pemain yang dianggap sebagai 'apel buruk' dalam skuat dan mengembalikan klub ke arah yang benar lagi," ungkap sumber yang dekat dengan Mourinho tersebut seperti dilansir Sunsport.
"Jose Mourinho tak ingin ada deadline dalam memperbaiki tim, tapi Roman telah mengatakan pada Mourinho bahwa dia butuh melihat tanda-tanda kemajuan dalam tim," tambahnya.
Mantan pelatih Chelsea 1996-1998 Ruud Gullit percaya bahwa saat ini ialah musim terburuk bagi klub asal London Barat itu.
Bahkan, ia menganalogikan Chelsea saat ini sama dengan mantan pegolf nomor satu dunia, Tiger Woods.
Woods belum pernah lagi memenangi gelar utama dalam dunia golf sejak 2008 setelah memenangi 14 gelar.
Dengan melihat hal itu, Gullit percaya Chelsea dan Woods memiliki kesamaan dalam urusan sulit berprestasi.
"Cerita ini mirip seperti Tiger Woods," ujar Gullit.
"Awalnya semua orang tahu bahwa sangat sulit menghadapi Woods dan mereka sudah tahu bahwa mereka akan kalah. Sekarang, semua orang sudah bisa memahami dia dan Chelsea, lalu berpikir kami bisa mengalahkan mereka."